Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dukung Pergeseran Sasaran Penerima MBG, Pemkot Jogja Siap Bantu Salurkan kepada Ibu Hamil dan Balita

Guntur Aga Tirtana • Rabu, 15 April 2026 | 20:49 WIB
Siswa sekolah dasar menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) edisi Ramadan untuk dibawa pulang berupa arem-arem, pisang, susu kemasan, dan telur rebus, di Kota Jogja, Senin (23/2/2026).
Siswa sekolah dasar menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) edisi Ramadan untuk dibawa pulang berupa arem-arem, pisang, susu kemasan, dan telur rebus, di Kota Jogja, Senin (23/2/2026).

JOGJA – Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mendukung kebijakan pemerintah pusat soal wacana perubahan sasaran program makan bergizi gratis (MBG).

Rencananya, dari semula ke anak secara universal menjadi fokus kepada anak-anak kurang gizi.

Hasto mengatakan, sasaran MBG bisa diubah kepada pihak-pihak yang membutuhkan seperti  balita dan ibu hamil serta menyusui.

Baca Juga: Imbas Dugaan Keracunan MBG di Jetis, Bantul, SPPG Patalan 2 Ditutup Sementara

Sebab, jika gizi mereka terpenuhi, hal ini berimbas pada penurunan prevalensi stunting atau anak kurang gizi.

Lebih lanjut, pergeseran fokus penerima MBG kepada balita dan ibu hamil juga dinilai sangat strategis.

Karena masa depan kualitas sumber daya manusia (SDM) ditentukan pada 1.000 hari pertama kehidupan. Yakni sejak awal kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Baca Juga: 75 Siswa SMPN 3 Jetis Masih Absen, Penyebab Keracunan Disebut dari Menu Ayam yang Sudah Berbau

“Saya menyambut baik kalau seandainya kebijakan itu dilaksanakan,” ujar Hasto saat ditemui di kantornya, Rabu (15/4/2026).

Bupati Kulon Progo 2011-2019 itu bahkan menyatakan siap membantu apabila Badan Gizi Nasional (BGN) sulit menyalurkan MBG kepada balita dan ibu hamil. Sebab Pemkot Jogja sudah memiliki tim pendamping keluarga.

Kemudian di masing-masing kampung di Kota Jogja juga telah memiliki bidan. Sehingga pengawasan maupun pendataan ibu hamil dan balita yang membutuhkan distribusi MBG bisa lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Minta Layanan Kesehatan Hewan Keliling Diintensifkan, Minimalisasi Penyakir Menular Hewan Jelang Iduladha

Berdasarkan pendataan pemkot, penerima manfaat untuk MBG dari kalangan ibu hamil baru sekitar 67 orang, kemudian ibu menyusui 760 orang, dan balita baru 695 orang. Sementara dari lembaga pendidikan mencapai 3.987 orang.

“Seandainya kami diperbolehkan untuk ikut membantu, kami sudah punya tenaga untuk mengantar ke rumahnya ibu hamil dan rumahnya balita,” tegas Hasto.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa pelaksanaan MBG tidak mudah. Sehingga pelaksanaannya pun bakal dievaluasi.

Baca Juga: Hari Pertama WFH Berjalan Lancar, Pemprov DIY Perketat Metode Presensi Tiga Kali dalam Sehari: "Agar Tak Keluyuran"

Salah satunya difokuskan kepada anak-anak yang kurang gizi agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

“Tujuan makan bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan, mungkin kita-kita ini makan lumayan, mereka tuh makannya hanya nasi pakai garam, ini yang harus kita atasi,” ujar Prabowo seperti dikutip Jawapos.com. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#sasaran mbg #Pemkot Jogja #Hasto Wardoyo #Mbg