Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tega, Uang Donasi Pembangunan Masjid di Semin, Gunungkidul dari Arab Saudi Digondol Maling

Yusuf Bastiar • Kamis, 7 Mei 2026 | 21:17 WIB
Keindahan Masjid, tempat ibadah umat muslim.
Keindahan Masjid, tempat ibadah umat muslim.

 

GUNUNGKIDUL - Uang donasi pembangunan Masjid Al-Uswah di Padukuhan Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Semin, Gunungkidul raib digondol maling. Polisi kini masih memburu pelaku dengan menyisir sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Semin AKP Wasdiyanto mengkonformasi, pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian yang menyebabkan kerugian hingga belasan juta rupiah tersebut.

“Yang jelas saat ini kami masih tahap penyelidikan, mencari petunjuk baik dari CCTV, identifikasi sidik jari, dan pengumpulan barang bukti lainnya,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Mayoritas Dipasarkan ke Bantul, Kampung Lele Asap Diresmikan di Kalurahan Banaran, Kulon Progo 

Berdasarkan data kepolisian, kejadian pencurian terjadi di rumah milik Dani Susanto, warga Padukuhan Bangunsari RT 04/RW 03, Candirejo, Semin pada Senin pagi (4/5). Menurutnya, proses identifikasi melibatkan tim dari Polres Gunungkidul untuk mencocokkan sidik jari yang ditemukan di lokasi kejadian. “Ada beberapa CCTV di jalur keluar masuk dari TKP yang sudah kami cek,” terangnya.

Peristiwa bermula saat seorang saksi bernama Satrio Putra Prasetyo datang ke rumah korban sekitar pukul 07.15 pagi untuk meminjam celana sebelum mengikuti wawancara kerja. Setelah itu, korban kembali masuk ke kamar dan bersiap beraktivitas.

Namun sekitar pukul 08.00, korban mendapati uang di dalam tasnya sudah hilang. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, uang donasi pembangunan masjid yang disimpan dalam tas cokelat serta tabungan milik ibunya di dalam toples juga raib.

Baca Juga: Delapan Klub Voli Bakal Unjuk Gigi pada SBY Cup 2026, Perebutkan Hadiah Total Rp 1,3 Miliar

“Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 13 juta dan kemudian melapor ke Polsek Semin,” terang Wasdiyanto.

Sementara itu, Bendahara Panitia Pembangunan Masjid Al-Uswah, Dani Susanto, mengatakan uang yang hilang merupakan dana donasi pembangunan masjid yang berasal dari donatur asal Arab Saudi. Ia menjelaskan, pembangunan Masjid Al-Uswah dilakukan setelah jemaah sebelumnya mengalami persoalan terkait penggunaan masjid lama.

“Awalnya kami punya Masjid Al-Hidayah. Tapi karena ada konflik dengan ahli waris, akhirnya jemaah membangun masjid baru bernama Al-Uswah,” ungkapnya.

Baca Juga: Kisah Sayembara Dewi Drupadi (2): Busur Gandiwa yang Mustahil, Senjata Legendaris Penentu Sayembara Drupadi

Untuk modal awal pembangunan, kata dia, panitia bahkan meminjam dana bank sebesar Rp 50 juta dengan jaminan sertifikat rumah miliknya. Sementara donatur dari Arab Saudi membantu penyediaan material utama seperti pasir, semen, dan besi. Dani menyebut, pembangunan masjid mulai berjalan sejak April 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar empat bulan. 

“Biasanya material penting memang saya yang membelikan. Kalau material tertentu ditanggung panitia pembangunan masjid,” jelasnya.

Kendati demikian, pembangunan masjid tetap berjalan. Dani mengaku, sementara menggunakan dana pribadi untuk membeli kebutuhan material agar pembangunan tidak terhenti.

Baca Juga: Magelang Jadi Lokasi Program Global Pelestarian Pangan Lokal, Fokus Padi Lokal dan Umbi Langka

 Saat ini, sambung dia, pembangunan Masjid Al-Uswah sudah memasuki tahap pemasangan bata dinding. Panitia juga masih membuka donasi dari masyarakat karena keterbatasan anggaran, terutama untuk kebutuhan pasir, semen, besi, dan upah pekerja bangunan.

“Pembangunan tetap lanjut karena saya merasa bertanggung jawab. Itu uang amanah,” pungkasnya. (bas)

Editor : Heru Pratomo
#semin Gunungkidul #pembangunan masjid #Candirejo #Arab Saudi #donasi