Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Gigi Sapi Muda Dicabut Paksa, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Temukan Modus Poel Hewan Kurban

Iwan Nurwanto • Kamis, 14 Mei 2026 | 17:45 WIB

 

Ilustrasi sapi
Ilustrasi sapi

 

 

JOGJA – Shohibul kurban diminta memperhatikan kondisi hewan kurban yang akan dibeli. Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menemukanmodus peternak nakal. Salah satunya dengan memaksakan sapi usia muda untuk poel atau cukup umur.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja Sri Panggarti mengatakan, beberapa tahun lalu pihaknya sempat menemukan modus poel paksaan. “Praktiknya dengan mencabut paksa gigi sapi muda agar terlihat poel,” katanya, Kamis (14/5).

Sebagaimana diketahui, sapi yang sudah cukup umur sebagai hewan kurban biasanya akan menanggalkan gigi susunya. Namun tidak jarang ada peternak nakal yang mencabut paksa gigi susu sapi muda agar lebih cepat dijual.

Baca Juga: Hari Kenaikan Yesus Kristus: Saat yang Tepat Memaknai Kembali Arti Menjaga Orang Terkasih

Sapi yang poel alami biasanya gusi akan terlihat lebih rapi. Sementara yang dicabut paksa menunjukkan ada tanda-tanda luka atau gusi yang tidak sempurna. “Pasti akan kelihatan mana gigi yang dipatahkan dan mana gigi yang memang sudah tanggal atau poel sebenarnya,” ujar Panggarti.

Selain memastikan kondisi gigi, dia juga menekankan pentingnya mengecek kondisi kesehatan hewan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi fisik hewan kurban. Sapi yang sehat biasanya akan memiliki ciri-ciri seperti mata yang cerah, bulu halus, dan cuping hidung yang lembab. Sementara hewan yang kurang sehat menunjukkan ciri-ciri sebaliknya.

“Untuk mengetahui sapi ini sehat, pembeli lebih baik minta surat keterangan kesehatan hewan. Itu pasti sudah diperiksa oleh dokter hewan,” beber Panggarti.

Baca Juga: Terapkan Pembayaran Retribusi Cashles 100 Persen, Pemkab Gunungkidul Siapkan E-Money untuk Dibeli Wisatawan di TPR Baron  

Peternak dari UD Segar Farm Pakuncen Sudi Haryoso mengungkapkan, rentang harga sapi yang sudah poel biasanya berada pada kisaran Rp 23 juta hingga Rp 25 juta. Namun itu untuk sapi jenis Madura dan Bali.

Menurutnya, dua jenis sapi tersebut diprediksi menjadi primadona pada Idul Adha tahun ini. Karena ukurannya kecil dan harganya murah. Namun usia sapi dipastikan sudah mencukupi syarat kurban. “Kalau sapi lokal sulit ditemukan dalam kondisi sudah poel pada rentang hargatersebut,” beber Sudi. (inu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#sapi poel #sri panggarti #Dinas Pertanian dan Pangan #Kota Jogja #hewan kurban