Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sapi Kurban Presiden Prabowo di Gunungkidul Disembelih di Pengkol Nglipar, Penyembelihan Diawasi Dokter Hewan

Yusuf Bastiar • Selasa, 26 Mei 2026 | 20:21 WIB
Ilustrasi sapi
Ilustrasi sapi
 
 
 
GUNUNGKIDUL - Sapi kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto asal Kabupaten Gunungkidul dipastikan akan disembelih di Padukuhan Gebang, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar pada Hari Raya Iduladha 2026. Proses penyembelihan hingga distribusi daging nantinya akan mendapat pendampingan langsung dari dokter hewan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul.
 
Kepala Bidang Peternakan DPP Gunungkidul Suyanto mengatakan, sapi kurban presiden merupakan sapi jenis simental milik peternak Sugeng, warga Padukuhan Kenteng, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari. Sapi berusia 3 tahun 1 bulan itu memiliki bobot mencapai 1,08 ton. Menurut Suyanto, sapi tersebut saat ini sudah dipindahkan dari kandang milik peternak ke lokasi penyembelihan di Padukuhan Gebang, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar.
 
“Pagi tadi sudah sampai di lokasi penyembelihan,” ujarnnya kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
 
Baca Juga: Ular Sanca Kembang Sepanjang 3 Meter Satroni Kandang Ternak Warga di Sambi Boyolali, Telan 1 Ekor Ayam
 
Dikarenakan masih terdapat jeda sehari sebelum Iduladha, pihaknya telah menyampaikan kepada penjaga ternak agar memastikan sapi tetap sehat, pakan tercukupi dan perawatannya optimal. DPP Gunungkidul, kata Suyanto, juga telah menugaskan tim pengawas untuk mendampingi proses penyembelihan. Selain itu, panitia dan penjaga ternak di lokasi sebelumnya telah mendapat pelatihan terkait tata cara penyembelihan halal.
 
“Kami sudah siapkan pengawasan penyembelihan. Penjaga ternak dan panitia juga sudah diberikan pelatihan terkait penyembelihan halal,” jelasnya.
 
Khusus di lokasi penyembelihan sapi bantuan Presiden, pendampingan kesehatan hewan akan dilakukan oleh dokter hewan DPP Gunungkidul Rianawati. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan hingga distribusi daging berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan keamanan pangan. Tahun ini, lanjut dia, hanya ada satu sapi asal Gunungkidul yang dibeli Presiden Prabowo untuk hewan kurban. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun lalu yang mencapai empat ekor sapi.
 
Baca Juga: Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding
 
“Kalau tahun kemarin awalnya juga hanya satu, kemudian bertambah sampai empat ekor. Tahun ini sampai sekarang memang baru satu dan belum ada permintaan tambahan lagi,” tandasnya.
 
Sementara itu, Sekretaris DPP Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan, sapi simental milik Sugeng tersebut merupakan hasil budidaya mandiri sejak lahir. Menurut dia, keberhasilan sapi milik Sugeng terpilih menjadi hewan kurban Presiden menjadi bukti bahwa peternak Gunungkidul mampu menghasilkan ternak berkualitas unggul yang dapat bersaing di tingkat nasional.
 
“Sapi ini sebelumnya sudah melalui seleksi ketat dari Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul sebelum diusulkan ke kantor staf kepresidenan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY,” katanya.
 
Baca Juga: Pasutri Coba-Coba Kendarai Bajaj Berujung Laka Tunggal, Dishub Bantul Pastikan Operasional Kendaraan Roda Tiga Dilarang
 
Tahapan seleksi telah diikuti Sugeng, lanjut dia, meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, kondisi fisik, bobot tubuh, hingga kelayakan sebagai hewan kurban Presiden. Setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan, sapi milik Sugeng akhirnya ditetapkan sebagai hewan kurban bantuan Presiden untuk masyarakat Padukuhan Gebang, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar. Raharjo berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi peternak lain di Gunungkidul untuk terus meningkatkan kualitas budidaya ternak.
 
“Ini menjadi kebanggaan bagi Gunungkidul sekaligus menunjukkan potensi peternakan lokal yang semakin berkembang,” ujarnya. (bas)
Editor : Heru Pratomo
#bantuan presiden #dokter hewan #sapi kurban #Gunungkidul #PRABOWO