Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

DPKP DIY Lirik Potensi Green House hingga Mal Pertanian untuk Dikembangkan di Jogja Agro Park

Anom Bagaskoro • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:00 WIB
TURUN LAPANGAN: Kepala DPKP DIY Aris Eko Nugroho saat menilik Jogja Agro Park di Nanggulan, Kulon Progo Minggu (31/5). (ANOM BAGASKORO/RADAR PURWOREJO)
TURUN LAPANGAN: Kepala DPKP DIY Aris Eko Nugroho saat menilik Jogja Agro Park di Nanggulan, Kulon Progo Minggu (31/5). (ANOM BAGASKORO/RADAR PURWOREJO)

KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY mulai serius dalam mengembangkan potensi Jogja Agro Park (JAP) di Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo. Pengembangan tersebut menyasar green house, mal pertanian, hingga target menjadikan JAP sebagai destinasi wisata.

"Kami sedang berbenah, salah satu bentuknya berupa inovasi di beragam zona," ucap Kepala DPKP DIY Aris Eko Nugroho Minggu (31/5).

Aris menjelaskan, JAP berdiri di tanah seluas 18,8 hektare yang terbagi menjadi beberapa zona. Setiap zona nantinya, akan dikembangkan menjadi wilayah khusus yang dikonsep dengan mengangkat komoditas pertanian atau peternakan.

Baca Juga: Angkat Isu Self-Harm, Mantan Marbot Masjid dan Penjual Keliling di Malioboro Berhasil Pertahankan Disertasi Doktor di UMY

Dia mencontohkan, zona B yang terletak di bagian barat JAP akan dikembangkan sebagai wilayah tanaman green house dengan 10 inovasi. Komoditas yang ditanam di zona B akan meliputi tanaman sayur hidroponik, tanaman hias, hingga buah. Pengembangan setiap zona diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang telah terbangun. Apabila mengalami kendala dalam pembangunan sarpras, pihaknya mengupayakan pendanaan melalui CSR.

Dinas pun turut menggagas JAP menjadi mal pertanian di DIY. Pasalnya, produk pertanian di JAP nantinya akan dapat diperjualbelikan. Sehingga, masyarakat datang ke JAP tak hanya mendapatkan pengalaman wisata, tapi bisa berbelanja produk pertanian.  "Kami memang belum sampai ke penelitian khusus, tetapi kami membuka kolaborasi untuk pengembangan bibit," ucapnya.

Baca Juga: Seorang Istri Nekat Sembunyikan "Paket Komplet" Narkoba di Balik Pembalut saat Besuk di Lapas Sragen

JAP nantinya akan menjadi sarpras penelitian sektor pertanian di DIY. Hal ini diawali dengan beberapa kolaborasi dalam menguji beberapa bibit jenis tanaman. Di antaranya tanaman melon yang diuji dan dibandingkan melalui penanaman tiga jenis melon.

Dia berharap, peragam pengembangan di JAP nantinya akan memantik kunjungan wisata. Sebab tujuan awal dibagunnya JAP untuk menghadapi aerotropolis dan penyangga wisata berbasis bandara. “2025 lalu, JAP mendapat 10 ribu kunjungan,” urainya. (gas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#dpkp diy #Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY #jogja agro park #mal pertanian #green house