Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

UGM Terjunkan Tim Pakar untuk Teliti Munculnya Titik Api di Rumah Warga Seyegan, Pastikan Bukan karena Listrik

Sevtia Eka Nova • Selasa, 2 Juni 2026 | 20:15 WIB
DITELITI: Para ahli dari berbagai kampus dan unsur pemerintahan saat meneliti terkait munculnya titik api di rumah warga Seyegan, Sleman Senin (1/6). (Dokumentasi BPBD Sleman)
DITELITI: Para ahli dari berbagai kampus dan unsur pemerintahan saat meneliti terkait munculnya titik api di rumah warga Seyegan, Sleman Senin (1/6). (Dokumentasi BPBD Sleman)

SLEMAN - Fenomena munculnya api terjadi di sebuah rumah warga di Padukuhan Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman. Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM memantau lokasi secara langsung guna meneliti faktor pemicu di kawasan rumah warga tersebut. Investigasi turut dibersamai oleh beberapa pihak, seperti pakar Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, dan aparat setempat.

Berbagai perabot yang terbakar di beberapa penjuru rumah menjadi bukti sebaran titik api yang tersebar tidak menentu. Mutfiana, pemilik rumah, kali pertama menemukan titik api pada Sabtu (23/5) lalu. Hari-hari berikutnya, titik kemunculan api terus bertambah dan telah mencapai 65 titik. Sementara itu, api telah muncul sekitar 73 kali terhitung hingga observasi kedua dilakukan oleh tim pakar pada Senin (1/6) . Dalam satu hari, api diperkirakan dapat muncul hingga 7-9 kali di dalam rumah tersebut.

Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, Astra Motor Yogyakarta Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H 

Sebelum pemantauan lebih lanjut, tim telah lebih dahulu melakukan observasi perdana pada Sabtu (30/5). Tim yang dipimpin oleh Prof Alva Edy Tontowi tersebut memeriksa beberapa area yang pernah mengalami kebakaran. Seperti jaringan pipa air, umur, saluran pembuangan limbah, dan titik-titik kemunculan api. Alva menerangkan, kemunculan api erat kaitannya dengan unsur dalam segitiga api yang saling berinteraksi. Unsur-unsur tersebut meliputi panas, oksigen, dan bahan bakar atau berupa media. 

“Segitiga api itu yang posisinya masing-masing kondisi optimum dan di situlah akan menyala. Nah, menyalanya memang di media-media. Tadi ada media kaos, kalau yang kejadiannya sebelumnya kan ada media-media yang lain dari plastik, dari yang lain-lain,” beber Alva.

Usai diidentifikasi, tim pakar turut menangkap informasi bahwa lokasi pemukiman tersebut merupakan bekas rawa yang lembab dan kaya akan material organik yang menghasilkan gas metana dalam jumlah besar. Dari sana, tim melakukan pengukuran lapangan menggunakan thermal gun.

Dosen Departemen Teknik Geologi UGM Dr Sarju Winardi menyebut, secara teori, air yang terkontaminasi metana tidak serta merta terbakar saat masih berada di bawah permukaan tanah karena memerlukan konsentrasi tertentu. “Terbakarnya adalah ketika air keluar di permukaan dan berinteraksi dengan oksigen, metananya lepas. Lepasnya metana dari air itulah yang membuat dia terbakar,” ungkapnya.

Baca Juga: Tebang dan Jual Pohon Jati di TKD, Selain Pungli Lurah Garongan Diduga Juga Menggelapkan Aset Desa

Selain air limbah dan gas metana, pakar turut mengamati medan elektromagnetik di sekitar area rumah. Penyebab titik api tersebut telah dipastikan bukan berasal dari unsur kelistrikan sebab dalam kondisi tertentu, api memang dapat muncul secara spontan tanpa ada listrik sebagai pemantik. Dalam kasus ini, air limbah diduga sebagai pemicu utama, sehingga tim pakar mengambil sampel air limbah, air dari pipa, dan sumur warga untuk diidentifikasi.

Kedepannya, sampel akan diidentifikasi untuk mengetahui dan mengenali sumber dan mekanisme terbentuknya api secara komprehensif dan objektif berdasarkan hasil uji lab untuk menentukan langkah mitigasi.

Alva mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan uji laboratorium dari data observasi yang sudah dikumpulkan oleh tim. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyampaikan hasil uji ilmiah untuk mengetahui penyebab kemunculan titik api dari rumah warga tersebut.

Editor : Sevtia Eka Nova
#seyegan #titik api #metana #uji ilmiah #UGM