Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Politisi PDIP Kulon Progo Sebut Postingan Ika Damayanti Bentuk Ketidakpekaan Terhadap Penderitaan Rakyat

Anom Bagaskoro • Minggu, 14 Juni 2026 | 20:00 WIB
Politisi PDIP Kulon Progo, Istana.
Politisi PDIP Kulon Progo, Istana.

KULON PROGO - Unggahan Instagram milik Ika Damayanti yang kini telah diprivate menuai kritik dari politisi PDIP Kulon Progo Istana. Ia menilai posting-an tersebut mencerminkan ketidakpekaan wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi. Mengingat masyarakat dalam kondisi tidak baik-baik saja, efek melemahnya rupiah hingga kenaikan BBM.

"Bukan hanya tidak peka, tapi buta dan tuli atas penderitaan rakyat," ungkap Istana, Minggu (14/6/2026).

Sebagai politisi senior dan pernah mengemban amanah menjadi wakil rakyat, dirinya menyayangkan atas unggahan dari Ika Damayanti. Terlebih, Ika yang merupakan anggota legislatif seharusnya mempertimbangkan perasaan masyarakat luas.

Baca Juga: Gelar Winongo Art Festival, Kemantren Ngampilan Jadikan Bantaran Sungai Ruang Budaya dan Ekonomi

Menurutnya, unggahan tersebut tidak berdasarkan kondisi lapangan dan keinginan masyarakat. Dorongan masyarakat justru berkebalikan dengan posting-an yang diunggah Ika. Istana berharap, wakil rakyat seperti Ika dapat lebih menyapa dan menjangkau masyarakat.

"Setidaknya mendengarkan dan berilah harapan ke masyarakat," ungkapnya.

Istana turut mengomentari kondisi politik nasional saat ini. Menurutnya, kondisi politik dalam negeri tak bisa diremehkan. Gerakan mahasiswa yang hampir mirip seperti reformasi 98 mulai terlihat. Hal ini diperkuat dengan kondisi ekonomi, mulai dari melemahnya rupiah hingga politik anggaran yang diterapkan pemerintah.

Baca Juga: Indeks Bahasa Inggris Indonesia Peringkat 80 Dunia, EF EFEKTA Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Politik anggaran yang dilakukan pemerintah pusat memicu pelemahan rupiah dan ketidakpercayaan pasar. Hal ini tercermin pada program andalan MBG dan KDMP. Kedua program ini merupakan pemborosan besar dan menjadi ajang bancakan koruptor. Padahal politik anggaran yang bijak mementingkan rakyat dengan sentuhan subsidi dan program pemberdayaan. 

Sementara, akun @ikafatmanegara, muncul unggahan gambar dengan tulisan "Mahasiswa sedang memperjuangkan orang bermobil agar dapat subsidi pertamax, dan berjuang mati - matian agar rakyat kecil tidak lagi dapat MBG". Posting-an tersebut berisikan keterangan terbuka yang memberikan peluang adu pendapat dalam caption yang tertulis "Pro kontra, buzzer, pendapat kelompok, pendapat organisasi, pendapat pribadi, semua dipersilakan”.

Posting-an itu muncul sekitar pukul 09.00, Sabtu (13/6) lalu. Tak selang muncul, akun dengan jumlah 16 ribu pengikut itu langsung ramai diserbu netizen. Tercatat selang tiga jam postingan diunggah, terdapat 428 like, dan 165 komentar. Kebanyakan komentar bernada negatif. 

Baca Juga: Rumah Masa Kecil Brigjen Slamet Riyadi Dipugar, Tetap Dipertahankan Bentuk Aslinya

Selama beberapa jam, posting-an tak terlihat karena akun telah di private. Namun, sudah terlanjur ramai menjadi perbincangan di media sosial. Jejak digital itu lantas terus menyebar. Bahkan netizen mulai menelisik rekam jejak Ika Damayanti, dimulai dari akun kedua milik ika yaitu @ikadafaneg. Hal ini terlihat pada posting-an yang baru diunggah tiga hari, menunjukkan netizen mulai berkomentar di unggahan itu.

Radar Jogja mencoba mengonfirmasi postingan tersebut ke Ika Damayanti melalui pesan Whatsapp. Namun, hingga kini belum ada tanggapan.(gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Politisi PDIP Kulon Progo #Ika Damayanti #anggota dprd diy #unggahan #tidak peka