KULON PROGO - Sebuah rumah dan toko (Ruko) milik Sukartono,75, di Padukuhan Cangkring, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates dilalap si jago merah, Sabtu (27/6/2026) malam.
Kebakaran bangunan hunian sekaligus tempat usaha jasa servis jok kendaraan itu diduga akibat korsleting arus listrik.
Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.15. Rumah dan tempat usaha itu, sedang ditinggalkan oleh pemiliknya, sehingga tanpa pengawasan.
"Saat pulang dari salat Isya, saksi mendapati ada kepulan asap tebal dari rumah tersebut, diketahui ada kebakaran," ucap Iptu Sarjoko, saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026).
Baca Juga: Program MBG Gunungkidul Dihentikan Sementara 21 Hari, Menyesuaikan Libur Sekolah
Iptu Sarjoko menjelaskan, saksi bergegas menuju sumber asap. Sesampai di lokasi, saksi mendapati kobaran api telah keluar dari bangunan tempat usaha.
Saksi lantas, berupaya untuk menyelamatkan sejumlah aset di dalam tempat usaha. Sebab di dalam bangunan itu terdapat sejumlah kendaraan bermotor. Penyelamatan itu juga dibantu warga sekitar.
Nahasnya, api yang tak terkendali semakin merambat luas. Bahkan menyentuh rumah hunian yang berada tepat di belakang tempat usaha. Warga sempat mengupayakan untuk memadamkan api.
Baca Juga: Pastikan Bebas Rabies dan Penyakit Lain, Anjing-Anjing Militer di Sukoharjo Diperiksa Kesehatannya
Namun, api terlanjur membesar. Untungnya, Damkarmat Kulon Progo langsung menerjunkan dua unit armada serta puluhan personel. Bantuan suplai air dari PMI, dan Tagana turut dikerahkan untuk memadamkan api.
"Dugaan kebakaran disebabkan korsleting arus listrik, dan langsung merambat luas," ungkapnya.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 19.40. Bangunan ruko mengalami kerusakan berat setelah dilalap api. Untungnya, tak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Namun, kerugian yang ditanggung korban mencapai Rp 330 juta.
Sementara itu, salah satu warga yang berada di sekitar lokasi Pamuji menyampaikan, saat kebakaran dirinya tak jauh dari rumah dan tempat usaha itu.
Awalnya, kebakaran diketahui dari munculnya asap yang membumbung tinggi. Saat dicari sumbernya, asap berasal dari ruko yang sebelumnya telah ditinggal pemilik sejak pagi hari.
"Ada kepulan asap, terus sempat ada ledakan dan apinya langsung merembet," ungkapnya. (gas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita