Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ubur-Ubur Portugis Muncul di Pantai Glagah Kulon Progo, Wisatawan Diminta Waspada

Anom Bagaskoro • Minggu, 28 Juni 2026 | 19:38 WIB
INI LHO: Kordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko menunjukkan ubur-ubur Portugis. (Dokumentasi SRI Wilayah 5 Kulon Progo)
INI LHO: Kordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko menunjukkan ubur-ubur Portugis. (Dokumentasi SRI Wilayah 5 Kulon Progo)

KULON PROGO – Memasuki musim libur sekolah, wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Kulon Progo diminta meningkatkan kewaspadaan. Sebab ubur-ubur Portugis atau Physalia physalis mulai bermunculan di sepanjang pesisir dan telah menyebabkan seorang wisatawan tersengat.


Kordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko menyebut, ubur-ubur portugis atau ubur-ubur api telah muncul sejak Sabtu (27/6). Meski baru menemukan satu ubur-ubur yang mendarat ke pesisir pantai, sudah ada satu korban tersengat. Untungnya, korban tak terlalu merasakan kesakitan dan langsung mendapat pertolongan pertama. "Kalau kemarin satu orang wisatawan dewasa, untungnya tidak parah dan langsung sembuh," ucap Aris Minggu (28/6).

Baca Juga: Program MBG Gunungkidul Dihentikan Sementara 21 Hari, Menyesuaikan Libur Sekolah

Sebelumnya, nelayan setempat juga sempat melihat beberapa ubur-ubur di perairan selatan. Kondisi ini dinilai wajar karena pertengahan tahun kerap menjadi waktu ubur-ubur untuk bermigrasi.

Biasanya ubur-ubur akan bermigrasi ke wilayah lebih hangat, mulai Juli hingga Agustus. Namun, jumlah ubur-ubur yang mendarat ke pesisir dipengaruhi oleh ombak dan angin. Apabila ombak tinggi serta angin besar, berpotensi menyebabkan ubur-ubur terdampar ke daratan. Hal inilah yang menyebabkan sengatan ubur-ubur sering terjadi.

Baca Juga: Miris, SPMB 2026 Resmi Ditutup, SDN Kintelan 2 Jogja Hanya Serap Enam Siswa

Adanya korban yang terkena sengatan ubur-ubur sering terjadi akibat ketidaksengajaan. Banyak wisatawan dewasa, yang tak sengaja menginjak ubur-ubur terdampar dan langsung merasakan panas akibat sengatan. Sementara bagi anak-anak, sering menanggapnya sebagai mainan. Alhasil, tentakel ubur-ubur yang mengandung sengatan menyebabkan luka panas. "Mirip balsem," ungkapnya.

Umumnya, sengatan ubur-ubur tak akan berdampak banyak pada pengunjung dewasa. Lantaran, daya tahan tubuh orang dewasa lebih kuat. Namun untuk anak-anak, sengatan akan menyebabkan nyeri. Terutama bagi yang mengidap asma dapat memicu sesak napas.

Untuk berjaga-jaga, selama libur sekolah SRI Wilayah V Kulon Progo menyiapkan 20 personel SAR untuk memberikan pertolongan pertama. Dia pun mengimbau agar pengunjung tak membasuh area sengatan dengan air tawar. Sebab hal ini akan membuat luka akibat sengatan dapat meluas. (gas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#ubur-ubur portugis #wisatawan #ubur-ubur api #Pantai Glagah #KULON PROGO