Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Jelang Tahun Ajaran Baru, Omzet Penjual Seragam Sekolah di Kota Jogja Naik Sepuluh Kali Lipat

Iwan Nurwanto • Senin, 6 Juli 2026 | 21:20 WIB
Orang tua mendampingi anaknya membeli seragam sekolah di Jalan Ibu Ruswo, Kota Jogja, Senin (6/7/2026). Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
Orang tua mendampingi anaknya membeli seragam sekolah di Jalan Ibu Ruswo, Kota Jogja, Senin (6/7/2026). Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

JOGJA - Momen tahun ajaran baru membawa berkah bagi penjual seragam di Kota Jogja. Penjualannya meningkat pesat lima kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. 

Praktis kondisi ini mendongkrak pendapatan hingga Rp 15 juta saat momentum tersebut.

Pantauan Radar Jogja di sentra penjualan seragam Jalan Ibu Ruswo, Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan dan Jalan Nyai Ahmad Dahlan, Kemantren Ngampilan Senin (6/7/2026) cukup ramai.

Belasan orang tua terlihat mengantre untuk bisa mendapatkan seragam sekolah.

Baca Juga: Jelang Penerapan Full Pedestrian, Pedagang Resah Omzet Turun: Berharap Pemerintah Lakukan Ini

Salah satu karyawan Toko Seragam Afira di Jalan Ibu Ruswo Sri Rahayu mengatakan, penjualan seragam sekolah memang meningkat pesat menjelang masa libur sekolah berakhir.

Bahkan mencapai lima kali lipat dibandingkan hari biasa.

Dalam sepekan terakhir tokonya mampu melayani sebanyak 50 pembeli. Berbeda dengan hari biasa yang hanya paling banyak 10 pembeli. Berkat serbuan pembeli tersebut pendapatan toko juga naik tajam.

“Musim seperti ini Rp 10 juta minimal sampai Rp 15 juta, kalau hari biasa paling bagus Rp 1-2 juta,” ujar Sri saat ditemui, Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Tujuh Bulan Hilang, Warga Minta Kades Sambeng Dipecat jika Tidak Ancam Geruduk Kantor Bupati Magelang

Pada musim tahun ajaran baru seperti sekarang, penjualan seragam wajib yang paling banyak dicari seperti seragam merah putih (SD), seragam putih biru (SMP), dan seragam putih abu-abu (SMA).

Selain itu, komoditas seperti bendera merah putih juga tengah menjadi buruan untuk keperluan dekorasi perkantoran dan sekolah. Fenomena lonjakan berkah tahunan tersebut diprediksi akan terus bertahan  sebelum tahun ajaran baru resmi dimulai.

“Mungkin puncaknya H-1 sebelum masuk sekolah,” ungkap Sri.

Baca Juga: Perkuliahan Belum Mulai, Mikail Fajar Dwicaksono Sudah Didatangi Rektor ITB di Rumahnya Condongcatur Sleman

Selain di kawasan Jalan Ibu Ruswo, pusat penjualan seragam di Toko Dhe-Ka Jalan Nyai Ahmad Dahlan, Notoprajan, Ngampilan juga ketiban rezeki.

Rosiana, seorang pramuniaga mengungkapkan tokonya mampu menjual 50 sampai 100 setel seragam per hari pada momen tahun ajaran baru.

Rosiana mengungkapkan,  di tengah musim libur sekolah seperti sekarang komoditas seragam juga banyak diburu oleh wisatawan. Alasannya, karena harga seragam di tingkat grosir cenderung lebih murah dibandingkan daerah asal.

“Kemarin ada pembeli dari Jakarta, kemudian terbaru ini kami mengirim ke Kalimantan,” bebernya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#seragam sekolah #penjualan naik #omzet meningkat #Kota Jogja #tahun ajaran baru