KULON PROGO - Proses belajar mengajar di sekolah rakyat (SR) segera berlangsung pertengahan Juli 2026. Nantinya, siswa sekolah rakyat akan menerima pelatihan dari taruna akademi kepolisian (Akpol) dan akademi militer (Akmil).
Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf menjelaskan, program pelatihan siswa sekolah rakyat. Pihaknya menggandeng taruna akpol dan akmil untuk melatih siswa-siswi sekolah rakyat.
"Ini seperti program KKN bagi taruna, ada dua ribu yang akan disebar di berbagai sekolah rakyat," ucap Saifullah, saat ditemui awak media dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat Kulon Progo, Senin (6/7).
Baca Juga: Cegah Konsumsif, Penerima Uang Ganti Rugi Tol Jogja-YIA Bakal Dapat Literasi Keuangan
Gus Ipul menjelaskan, taruna akpol dan akmil memiliki program kuliah kerja nyata berupa pengabdian ke masyarakat. Program KKN taruna, nantinya akan diarahkan ke sekolah rakyat. Pengabdian taruna akan berupa pelatihan ke siswa sekolah rakyat.
Dari dua ribu taruna, lima taruna akmil dan lima taruna akpol akan ditugaskan dalam satu sekolah rakyat. Fokus pengabdian taruna adalah pelatihan hal-hal baik yang selama ini diterapkan di asrama akademi. Terutama menanamkan kedisiplinan ke siswa SR.
Gus Ipul menyontohkan, pelatihan terfokus pada penerapan hidup di asrama. Misalnya, kebiasaan bangun pagi, merapikan tempat tidur, hingga membersihkan fasilitas bersama. Hal ini dilakukan, agar kehidupan asrama siswa sekolah rakyat lebih teratur dan tertata.
Baca Juga: Jerhemy Owen Tebang 10 Hektar Kebun Sawit Ilegal, Kawasan Hutan Lindung Disiapkan untuk Direstorasi
"Fokusnya penguatan kedisiplinan, pelatihan hanya lima hari," ungkapnya.
Gus Ipul sempat menyinggung kesiapan sekolah rakyat. Menurutnya, beberapa sekolah rakyat masih dalam tahap pembangunan dengan bobot pekerjaan 70 persen. Sekolah Rakyat Kulon Progo dinilai memiliki bobot prestasi paling banyak. Lantaran, telah mencapai 90 persen.
Dia cukup optimis, pelaksanaan belajar mengajar di sekolah rakyat dapat berlangsung pertengahan Juli 2026. Kemensos juga terus mengupayakan pengadaan guru dan tenaga pendidik untuk memastikan operasional SR dapat berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo