Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Festival, 85 Ribu Orang Padati Prambanan Jazz 2026

Guntur Aga Tirtana • Senin, 6 Juli 2026 | 21:09 WIB
EVENT TAHUNAN: Penampilan White Shoes & The Couples Company memeriahkan Prambanan Jazz Festival 2026 yang mengusung tema "Celebrate The Joy" di kompleks Candi Prambanan, Sleman Sabtu (4/7). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR PURWOREJO)
EVENT TAHUNAN: Penampilan White Shoes & The Couples Company memeriahkan Prambanan Jazz Festival 2026 yang mengusung tema "Celebrate The Joy" di kompleks Candi Prambanan, Sleman Sabtu (4/7). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR PURWOREJO)

SLEMAN - Sebanyak 85 ribu orang tercatat menghadiri Prambanan Jazz Festival 2026 selama tiga hari pelaksanaan. Jumlah yang mencakup penonton, kru, pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang terlibat itu menjadi rekor tertinggi sejak festival pertama kali digelar. Dengan puncak kepadatan terjadi pada hari kedua saat penampilan Niki Zefanya.

Direktur Utama Rajawali Indonesia Tovic Raharja menjelaskan, total pengunjung saat penampil utama Niki Zefanya mencapai 35 ribu orang. Dia akui saat itu penonton memang terfokus pada Panggung Rukun sehingga terjadi kepadatan. 

 Baca Juga: Cegah Konsumsif, Penerima Uang Ganti Rugi Tol Jogja-YIA Bakal Dapat Literasi Keuangan

"Sebenarnya masih banyak ruang kosong yang cukup, tetapi ini jadi evaluasi kami. Untuk membuat aktivasi agar Prambanan Jazz bisa lebih maksimal," katanya dalam jumpa pers closing statment Prambanan Jazz Festival 2026 Senin (6/7) dini hari. 

Tovic menyebut, capaian ini menunjukkan bahwa selau ada pertumbuhan penonton dari tahun ke tahun. Masih banyak yang bertahan dari waktu ke waktu, tetapi penonton baru juga semakin banyak. 

Baca Juga: Jerhemy Owen Tebang 10 Hektar Kebun Sawit Ilegal, Kawasan Hutan Lindung Disiapkan untuk Direstorasi

Sementara itu, CEO Prambanan Jazz Festival Anas Syahrul Alimi menjelaskan, banyaknya pengunjung turut berdampak pada penuhnya hotel dan rumah makan, hingga habisnya tiket pesawat dan kereta. "Dari data kami pembeli tiket itu 70 persen dari luar Jogja. Ini luar biasa multiplier effect-nya secara ekonomi," ujarnya. 

Pengaruh utama dari capaian ini memang dari musisi yang diundang. Dia tegaskan bahwa penyelenggara juga tidak antikritik untuk bisa menguatkan genre jazz. Anas mengakui kehadiran genre ini memang belum bisa seratus persen, tetapi tahun ini komposisinya sudah hampir 60 persen. Salah satunya dengan mendatangkan Joey Alexander lewat penampilan pianonya yang memukau. Saat itu para penonton juga tetap berada di tempatnya tanpa beranjak pergi. Termasuk menghadirkan Langgam Lounge dengan banyak pemusik jazz. 

 Baca Juga: Bayi Terlantar Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Pastikan Kondisi Sehat dan Berkoordinasi dengan Polisi

"Kami enggak akan memaksa betul bahwa generasi sekarang harus suka musik jazz. Butuh waktu dan ini panjang," ujarnya. 

 

Disinggung soal penyelenggaraan Prambanan Jazz 2027, dia sebut waktunya pada 2-4 Juli. Rencananya akan ada perluasan area yang digunakan agar penonton bisa lebih banyak dan merasa nyaman. Namun Anas belum bisa memberi keterangan terkait musisi yang diundang. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#Prambanan Jazz #Niki Zefanya #Prambanan Jazz Festival 2026 #festival #pengunjung