Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Wah, Fasilitas Air Siap Minum di Titik Nol Kilometer Masih Disalahgunakan Wisatawan: Pemkot Jogja Akan Lakukan Ini

Iwan Nurwanto • Rabu, 8 Juli 2026 | 20:28 WIB
CARA BENAR: Wisatawan saat minum dan mengisi botol di fasilitas water station di depan Benteng Vredeburg pada Rabu (8/7/2026). Cara tersebut merupakan salah satu cara yang benar. IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA
CARA BENAR: Wisatawan saat minum dan mengisi botol di fasilitas water station di depan Benteng Vredeburg pada Rabu (8/7/2026). Cara tersebut merupakan salah satu cara yang benar. IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA

JOGJA - Fasilitas air minum gratis atau water station yang dipasang di kawasan Malioboro masih kerap disalahgunakan. Padahal fungsi utamanya untuk dikonsumsi atau mengisi botol air untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Pantauan Radar Jogja Rabu (8/7/2026) siang, di kawasan Titik Nol Kilometer tepatnya depan Benteng Vredeburg sejumlah wisatawan masih menggunakan fasilitas tersebut untuk cuci tangan. Salah satunya wisatawan asal Jawa Tengah yang enggan disebut identitasnya. 

Wisatawan tersebut mengaku reflek menggunakan water station untuk cuci tangan karena merasa kotor usai mengonsumsi camilan. Dia berdalih tidak mengetahui tanda larangan yang terpasang di fasilitas tersebut karena ukurannya kecil.

Baca Juga: Orang Tua Nilai Penyambutan Presiden oleh Siswa Tak Punya Urgensi

Berdasarkan pengamatan Radar Jogja, tanda larangan cuci tangan pada water station di depan Benteng Vredeburg memang tidak terlalu besar. Bahkan untuk penjelasan larangannya juga telah pudar.

Selain itu, infografis tentang cara penggunaan yang sebelumnya terpasang di dekat keran juga sudah tidak ada.

“Saya tidak tahu kalau ternyata ini khusus buat minum, baru sadar pas dibilangin,” ungkap wisatawan tersebut saat ditemui.

Meski ada wisatawan yang menyalahgunakan water station, masih tetap ada wisatawan yang sadar bagaimana menggunakan fasilitas secara benar.

Baca Juga: Ayat 1000 Dinar: Bacaan, Arti, dan Keutamaannya dalam Islam

Haryadi Putra misalnya. Wisatawan asal Jakarta itu mengaku sudah paham dengan fungsi water station. Salah satunya untuk mengisi botol minum. Dia juga sangat terbantu dengan fasilitas tersebut.

“Dari awal saya tahu ini untuk reffil (mengisi ulang botol minum),” ungkapnya.

Adapun water station di kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer resmi aktif pada awal 2026. Total ada lima titik. Di depan Hotel Grand Inna Malioboro, depan Jogja Library Center, depan pintu barat Kepatihan, depan Gedung Agung, dan di depan Benteng Vredeburg.

Baca Juga: Gelar Honda Modif Contest 2026, AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengakui, beberapa titik water station memang perlu diremajakan lantaran kondisinya rusak akibat sering digunakan anak-anak untuk bergelantungan. Serta disalahgunakan untuk cuci muka dan tangan.

Hasto memastikan, kerusakan di water station akan segera diperbaiki. Di samping itu, juga akan terus mengedukasi wisatawan dan masyarakat agar menggunakan fasilitas tersebut sebagaimana mestinya.

“Jangan gara-gara masyarakatnya tidak kondusif (merusak fasilitas) terus akhirnya kita berhenti (menutup fasilitas water station). Menurut saya edukasi saja,” terangnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#air siap minum #water station #Kota Jogja #Titik Nol Kilometer #Benteng Vredeburg