Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pengajar Permanen Sekolah Rakyat Baru Aktif September, Kemensos Minta Bantuan Pemkab Sediakan Guru Sementara

Anom Bagaskoro • Rabu, 8 Juli 2026 | 21:00 WIB
Sekolah Rakyat rintisan di Kulon Progo. ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
Sekolah Rakyat rintisan di Kulon Progo. ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA

KULON PROGO – Kementerian Sosial (Kemensos) RI meminta bantuan kepada pemerintah daerah untuk penyediaan guru sementara demi operasional Sekolah Rakyat (SR) yang dipastikan berjalan tahun ajaran baru 2026/2027.

Ini karena, keberadaan guru hingga tenaga pendidik SR baru bisa aktif pada 10 Semptember 2026.

Kemensos melalui surat Nomor 2347/9/HM.01.03/6/2026, menegaskan operasional SR pada Tahun Ajaran 2026/2027. Terdapat 93 SR Permanen, delapan SR Rintisan Baru, dan 77 SR Rintisan yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk SR Permanen, peserta didik baru masuk pada 13 Juli 2026 mendatang.

Baca Juga: Wah, Fasilitas Air Siap Minum di Titik Nol Kilometer Masih Disalahgunakan Wisatawan: Pemkot Jogja Akan Lakukan Ini

Dalam hal pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, kemensos telah menyiapkan guru permanen SR. Akan tetapi, guru permanen baru bisa masuk pada 10 September 2026 mendatang.

Alhasil, Kemensos membutuhkan bantuan pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah SR untuk menyediakan guru sementara. Guru sementara akan mengampu pelaksanaan MPLS dan program Matrikulasi hingga pengajar permanen masuk.

Untuk SR Kulon Progo, dukungan guru sementara di antaranya untuk pengajar tamu MPLS sebanyak sembilan guru dan guru tamu matrikulasi 23 guru.

Baca Juga: Orang Tua Nilai Penyambutan Presiden oleh Siswa Tak Punya Urgensi

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Nur Wahyudi membenarkan adanya tembusan surat permintaan dukungan.

"Sudah kami terima, dan akan segera kami tindaklanjuti," ucap Nur, saat dihubungi Radar Jogja, Rabu (8/7/2026).

Nur menjelaskan, permintaan dukungan segera ditindaklanjuti. Ini karena, permintaan berasal dari pemerintah pusat untuk memaksimalkan pembelajaran SR. Saat ini, pihaknya masih berkordinasi dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan pihak terkait.

Baca Juga: Ayat 1000 Dinar: Bacaan, Arti, dan Keutamaannya dalam Islam

Sebelumnya, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menanggapi sambutan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Dalam sambutan itu, orang nomor 1 di Kemensos meminta dukungan pemkab agar dapat menyediakan SDM untuk sementara waktu.

"Kalau memang membutuhkan guru atau SDM lain untuk sementara, tentu kami akan membantu," ungkapnya.

Ambar berharap, dukungan tersebut akan membuka jalan kolaborasi lain. Harapannya, setelah SR Kulon Progo beroperasi normal, banyak tenaga kerja dapat diserap dari sekitar lokasi sekolah. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kemensos RI #guru sementara #pengajar permanen #Sekolah Rakyat