RADAR PURWOREJO - Rekaman video CCTV viral di media sosial seorang anggota polisi tertabrak sepeda motor pada saat membantu menyeberangkan pejalan kaki di Simpang Empat Pasar Celep, Jalan Samas, Sanden, Bantul, DIY.
Peristiwa ini terjadi di pagi hari di tengah lalu lalang kendaraan di kawasan tersebut.
Dari laporan Kepolisian Resor (Polres) Bantul, anggota polisi itu adalah Aipda AP (43).
Aipda AP mengalami luka di bagian kepala setelah tertabrak sepeda motor saat membantu menyeberangkan pejalan kaki di Simpang Empat Pasar Celep, Jalan Samas, Sanden, Bantul, Senin (20/7/2026) pagi.
Baca Juga: KKMP Demangan Raih Juara 1 Koperasi Berprestasi Kota Yogyakarta Tahun 2026
Insiden tersebut membuat korban sempat kehilangan kesadaran dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika Aipda AP sedang menjalankan tugas pengaturan arus lalu lintas.
Saat hendak membantu pejalan kaki menyeberang, sebuah sepeda motor yang melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi menabraknya hingga terjatuh ke badan jalan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan benturan membuat korban terjatuh ke arah belakang hingga mengalami cedera di kepala.
“Posisi Aipda AP saat jatuh usai tertabrak itu ke belakang posisinya. Setelah terjatuh ke belakang tadi, Aipda AP mengalami pingsan dan kepalanya mengeluarkan darah,” ungkapnya.
Pengendara motor diketahui merupakan remaja berinisial SBF (16), warga Tamanan, Banguntapan, Bantul.
Remaja tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AB 5978 GP.
Sementara itu, korban segera dievakuasi ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani pemeriksaan, kondisi Aipda AP dilaporkan telah sadar.
Baca Juga: Duh…Air PDAM Boyolali Mirip Limbah, Awas Jangan Dikonsumsi!
Meski demikian, ia masih menjalani perawatan dan observasi di rumah sakit karena mengalami luka robek di bagian belakang kepala yang memerlukan lima jahitan.
“Saat ini Aipda AP dalam keadaan sudah sadar, tidak mual, tidak muntah dan tidak pusing, serta mendapatkan perawatan di UGD RSUD Panembahan Senopati. Lalu untuk luka robek di bagian belakang kanan kepala dijahit sebanyak lima jahitan,” kata Rita.
Editor : Meitika Candra Lantiva