Pelajar Tertembak Airsoft Gun di Jalan Laksda Adisucipto, Polisi Masih Buru Pelaku

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 20:49 WIB
TKP: Penanganan kasus kejahatan jalanan di kawasan Maguwoharjo Minggu (2/8) dini hari. (Dokumentasi Polresta Sleman)
TKP: Penanganan kasus kejahatan jalanan di kawasan Maguwoharjo Minggu (2/8) dini hari. (Dokumentasi Polresta Sleman)

SLEMAN - Seorang pelajar asal Tangerang Selatan menjadi korban dugaan kejahatan jalanan di Jalan Laksda Adisucipto, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Minggu (2/8) dini hari. Korban mengalami luka di punggung setelah diduga ditembak menggunakan airsoft gun oleh pelaku yang juga membawa senjata tajam. Polisi kini masih memburu pelaku dan menyelidiki kasus tersebut.

PS Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, Polsek Depok Timur telah menindaklanjuti laporan dugaan kejahatan jalanan yang terjadi di Jalan Laksda Adisucipto, Kalongan, Maguwoharjo, Depok sekitar pukul 02.00. Korban diketahui berinisial AARP, 17. "Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan dari Solo menuju Jogjakarta bersama rekannya," katanya dikonfirmasi Senin (3/8).

 Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Borong Prestasi di Kontes Layanan Honda Nasional 2026

Argo menjelaskan, saat melintas di lokasi kejadian korban diduga dipepet oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna hitam. Salah seorang terduga pelaku disebut mengenakan jaket ojek online berwarna hijau serta membawa senjata tajam menyerupai celurit dan senjata jenis airsoft gun. Pelaku kemudian diduga menembakkan airsoft gun hingga mengenai bagian punggung korban dan menyebabkan luka.

"Korban selanjutnya mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Depok Timur," tambahnya.

Baca Juga: Kisah Basuni Antar Anaknya Kuliah ke ITB Naik Bajaj dari Jogja ke Bandung Viral, Sampai Diberi Penghargaan "Driver Pahlawan Keluarga" 

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku sekaligus mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hingga dini hari. 

Selain itu, masyarakat diminta lebih waspada saat berkendara pada jam-jam rawan, menghindari konfrontasi jika menghadapi situasi yang membahayakan, serta segera mencari tempat aman. "Laporkan setiap tindak kejahatan kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," imbaunya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
jalan laksda adisucipto PELAJAR celurit Polresta Sleman airsoft gun