RADAR PURWOREJO - Gelombang tinggi masih mengintai perairan selatan DIY.
Berdasarkan peringatan BMKG, gelombang tinggi mencapai 2,5-4 meter.
Seperti yang terjadi pada Selasa (11/8/2026) pagi, gelombang pasang benar-benar menerjang secara beruntun kawasan pesisir tiga kabupaten sekaligus, Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo.
Merusak puluhan kapal nelayan, merobohkan bangunan warga, hingga membuat akses jembatan rusak.
Karena BMKG menyebut potensi gelombang tinggi ini masih bisa berlangsung sampai awal September 2026, berikut daftar titik-titik yang sudah terdampak dan perlu terus diwaspadai warga maupun wisatawan yang berencana ke pantai selatan DIY.
1. Gunungkidul
Di Pantai Baron (Kelurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari), empat kapal nelayan rusak berat dan tujuh kapal rusak ringan, dengan gelombang sempat meluap hingga ke area muara.
Tak jauh dari sana, Pantai Gesing (Kelurahan Girikarto, Kapanewon Panggang) mencatat kerusakan serupa, empat kapal rusak berat, lima rusak ringan, bahkan dua kapal dilaporkan hancur dan tenggelam di kawasan dermaga.
Baca Juga: Uang Pendaftaran Lomba Agustusan untuk Hadiah Ternyata Bisa Haram, Begini Penjelasan dari MUI
Di Pantai Kukup, akses jembatan menuju kawasan wisata rusak dan air laut meluap ke daratan.
Sementara di Pantai Drini, gelombang pasang tercatat mencapai 4 meter, cukup tinggi untuk membuat air meluap sampai ke warung-warung pedagang dan area parkir kapal nelayan.
Kawasan Pantai Wohkudu juga sudah diimbau waspada oleh petugas setempat, sementara pesisir Rejosari hingga Girikarto turut tercatat terdampak dalam serangkaian kejadian yang sama.
2. Bantul
Hantaman gelombang menyasar kawasan Muara Pandansimo, bagian barat sisi ujung timur, hingga menyebabkan bangunan roboh.
Sementara Pantai Pandansimo dan Pantai Baru (Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan) masih dalam pemantauan intensif BPBD terkait potensi gelombang tinggi dan angin kencang susulan.
Dampak paling nyata dirasakan dua warga, Siti dan Samsinah, yang rumahnya roboh diterjang ombak. Estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp 10 juta.
Satu unit perahu KNMP juga dilaporkan pecah akibat berbenturan dengan perahu lain saat gelombang menghantam.
3. Kulon Progo
Di sisi barat DIY, Pantai Trisik (Kapanewon Galur) mencatat kerusakan pada bangunan usaha milik warga yang roboh diterjang ombak.
Pantai Glagah, salah satu destinasi wisata favorit di Kulon Progo, turut tercatat terdampak hantaman gelombang dalam rangkaian kejadian yang sama.
Baca Juga: Dikontrak PSIM Jogja di Usia 16 Tahun, Kiper Muda Athaullah Daib Akan Nglaju Jogja-Playen
Gelombang tinggi masih berpotensi bertahan sampai awal September nanti.
Warga pesisir dan wisatawan yang berencana berkunjung ke pantai-pantai di atas disarankan untuk tetap memantau update terbaru dari BMKG dan BPBD DIY.