GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp1,1 miliar untuk merekonstruksi ruas Jalan Tobong-Candirejo di Kapanewon Semin. Penanganan tahun ini menyasar ruas sepanjang 230 meter dengan konstruksi beton semen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul Wadiyono mengatakan, anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten 2026.
“Untuk ruas Tobong-Candirejo tahun 2026 ini dengan anggaran APBD Kabupaten kita menganggarkan Rp1,1 miliar,” ujar Wadiyono kepada wartawan, Jumat (14/8).
Baca Juga: In This Economy, di Pasar Wates Kulon Progo saat Harga Telur Turun Pembelian malah Dikurangi
Berdasarkan informasi DPUPRKP Gunungkidul, pekerjaan rekonstruksi mencakup perkerasan beton semen dan pasangan batu pada dinding jalan. Pelaksanaan pekerjaan direncanakan berlangsung selama 90 hari kalender.
Penanganan tahun ini baru mencakup sebagian ruas. Pemkab Gunungkidul juga menyiapkan rencana penanganan lanjutan dengan mengusulkan anggaran melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) kepada Kementerian Pekerjaan Umum.
Nilai usulan tersebut mencapai Rp34 miliar untuk penanganan ruas sepanjang sekitar 2,5 kilometer. “Kemudian untuk kelanjutannya kami usulkan ke Kementerian PU melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) Rp34 miliar sepanjang 2,5 kilometer,” katanya.
Baca Juga: KPK Geledah Kanwil Pajak Surakarta, Klaten dan Tiga Daerah Lain Sita Emas 1,3 Kg: Terkait Kasus Apa?
Sementara itu, pekerjaan yang bersumber dari APBD Kabupaten 2026 ditargetkan berlangsung hingga Oktober. “Yang APBD bulan ini sampai Oktober,” ujar Wadiyono.
Dengan demikian, penanganan Jalan Tobong-Candirejo dilakukan secara bertahap. Tahun ini pemerintah daerah menangani 230 meter melalui APBD, sedangkan kelanjutan sepanjang sekitar 2,5 kilometer masih menunggu proses pengusulan melalui program IJD. (cr1/pra)
Editor : Heru Pratomo