Empat Titik Lahan di Kalurahan Seloharjo, Pundong, Bantul Terbakar, Satu Lokasi Dipicu Kesengajaan

Editor Content • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:36 WIB
TKP: Lokasi lahan yang terbakar di Kalurahan Seloharjo, Pundong, Bantul. (ISTIMEWA)
TKP: Lokasi lahan yang terbakar di Kalurahan Seloharjo, Pundong, Bantul. (ISTIMEWA)

BANTUL - Kebakaran melanda empat titik lahan di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, dengan total area terdampak hampir empat hektare. Petugas menduga salah satu titik kebakaran dipicu ulah anak-anak yang sengaja membakar lahan, sementara titik lainnya diduga berasal dari pembakaran sampah daun kering tanpa pengawasan.

Kebakaran terjadi di sejumlah lokasi, mulai Padukuhan Karangasem, Kalinampu, Ndermojurang, hingga merembet ke Padukuhan Geger dan Dukuh.
Kapolsek Pundong AKP Ismalyanto membenarkan peristiwa tersebut. Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), pihaknya bergerak cepat untuk melokalisasi api agar tidak meluas.

Baca Juga: Elektrifikasi Pangkas Biaya Produksi Petani Bawang di Parangtritis, Bantul

"Sekitar pukul 11.10 (Rabu, Red)) api sudah bisa dipadamkan di empat titik tersebut," ujar Ismalyanto saat ditemui Jumat (21/8).

Mencegah kejadian serupa terulang, Polsek Pundong bersama pemerintah kapanewon dan Kalurahan Seloharjo meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui para dukuh. "Kaitannya dengan bahaya membakar sampah dan sanksinya," jelas Ismalyanto.

Dari temuan petugas di lapangan, salah satu kebakaran diduga dipicu aksi sengaja anak-anak. Jagabaya Seloharjo Nurharyanti mengatakan, warga sempat memergoki sejumlah anak membakar lahan di kawasan Padukuhan Karangasem. "Entah anak itu sengaja atau mau cari perkara, sempat ditangkap sama warga tapi terus mlayu (lari)," ujarnya.

Baca Juga: Balita Naik ke Atap Rumah Bikin Geger Warga Sukomakmur Magelang Auto Dievakuasi

Sementara kebakaran di titik lain diduga dipicu kebiasaan warga membakar tumpukan sampah. Khususnya daun kering, tanpa pengawasan. Kondisi lahan yang kering membuat api mudah menjalar.

Nurharyanti mengatakan proses pemadaman juga menghadapi kendala medan. Sejumlah lokasi sulit dijangkau armada Damkar sehingga petugas dan warga terpaksa melakukan pemadaman secara manual. (cr2/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
lahan kalurahan seloharjo pembakaran sampah Pundong kebakaran