Kondisi Ekonomi Masyarakat Tertekan, Karnaval Kebangsaan Imogiri Sisakan 18 Kontingen

Editor Content • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 21:00 WIB
SEMARAK: Maskot Hanoman yang ditampilkan warga Minggiran dalam Karnaval Kebangsaan Imogiri Minggu (23/8). (ARIS ROMADHON/RADAR PURWOREJO)
SEMARAK: Maskot Hanoman yang ditampilkan warga Minggiran dalam Karnaval Kebangsaan Imogiri Minggu (23/8). (ARIS ROMADHON/RADAR PURWOREJO)

BANTUL - Tradisi Karnaval Kebangsaan Imogiri kembali digelar di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (23/8). Meski tetap berlangsung meriah dengan beragam kreativitas warga, jumlah peserta tahun ini anjlok tajam. Jika biasanya terdapat 80 hingga 100 kontingen, kini hanya tersisa 18 kontingen.

Panitia tim penilai juri Puji Cino mengatakan, Karnaval Kebangsaan Imogiri merupakan tradisi tahunan yang hampir tidak pernah absen. Tradisi tersebut bahkan telah berlangsung sejak dirinya masih kecil. "Dulu sempat berhenti pas Covid-19 sama gempa Bantul," ujar Puji.

Baca Juga: TNI AD Kerahkan Kapal Rumah Sakit Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Menurut dia, penurunan jumlah peserta tahun ini salah satunya dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Meski demikian, karnaval tetap menjadi ruang bagi warga untuk menampilkan kreativitas sekaligus menjaga tradisi kebersamaan.

Salah satu kontingen yang mencuri perhatian yakni Padukuhan Minggiran dengan maskot Hanoman. Tokoh ini dinilai memiliki pesan kepahlawanan, keberanian, dan sikap saling melindungi. "Karena sikap dari kesatria, kepahlawanan si Hanoman sendiri. Itu yang ingin kita angkat," jelas inisiator sekaligus koordinator seksi kostum Kontingen Minggiran Nunung Ariyadi Nugroho lewat sambungan telepon Senin (24/8). 

Baca Juga: Dua Kapal Jungkung Terbalik Diterjang Ombak di Pantai Depok, Empat Orang Selamat

Keterlibatan warga dalam karnaval tersebut menjadi ajang mempererat kekompakan lintas generasi. Pesertanya berasal dari berbagai kelompok usia, mulai tujuh hingga 60 tahun.

Keikutsertaan warga dilandasi kesadaran untuk bergotong royong. Menurut dia, warga secara sukarela terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan karnaval. Bahkan, kontingen tersebut kerap meraih juara dalam berbagai gelaran karnaval. "Hampir setiap event kami mendapatkan juara 1, 2, atau 3," jelasnya. (cr2/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
HUT ke-81 Kemerdekaan RI Karnaval Kebangsaan Imogiri kontingen Ekonomi karnaval