RADAR PURWOREJO - Dua ekor penyu berukuran besar ditemukan mati di Pantai Nglolang dan Pantai Sepanjang, Gunungkidul, DIY.
Saat ditemukan, kondisi kedua bangkai penyu tersebut sangat memprihatinkan karena sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, membenarkan kejadian tersebut.
"Akhir pekan ini ada dua penyu mati yang terdampar di pantai," ujarnya.
Baca Juga: Cegah Potensi Monopoli, KPPU Dorong BP BUMN Konsultasikan Aksi Merger dan Akuisisi Sejak Awal
Belum diketahui pasti penyebab penyu mati.
Penemuan bangkai penyu pertama terjadi pada Sabtu (22/8/2026) di Pantai Sepanjang oleh seorang pedagang bernama Fajar (38).
Saat itu, bangkai penyu sudah terdampar di pinggir pantai.
Fajar kemudian melaporkan temuan tersebut kepada petugas Satlinmas untuk segera dievakuasi.
"Jenis penyunya belum diketahui, tetapi beratnya sekitar 20 kilogram, panjangnya 60 sentimeter, dan lebarnya 30 sentimeter," ujar Surisdiyanto.
Baca Juga: Platform Geospasial Baru Perkuat Kapasitas Pengelolaan Pesisir dan Kelautan Indonesia
Sehari kemudian, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, bangkai penyu kembali ditemukan di Pantai Nglolang.
Penyu kedua ini berukuran panjang 65 cm, lebar 35 cm, dan berat sekitar 30 kg.
"Setelah dicek, ternyata penyu berukuran besar itu sudah mati dan mengeluarkan bau busuk," kata Surisdiyanto.
Hingga kini, penyebab kematian kedua penyu tersebut belum diketahui.
Namun, diduga penyu sudah mati lebih dari 12 jam sebelum terdampar.
Karena kondisinya sudah membusuk, petugas langsung menguburkan bangkai penyu di area berpasir pantai.
Editor : Meitika Candra Lantiva