GUNUNGKIDUL - Tujuh ekor kambing milik warga Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul ditemukan mati di dalam kandang Rabu (2/9). Sejumlah kambing mengalami luka gigitan. Bahkan, dua anak kambing ditemukan hanya menyisakan kulit.
Kambing-kambing tersebut ditemukan mati di kandang yang berada di kawasan Alas Dawut, sekitar Pantai Poktunggal, Padukuhan Tepus 2. Peristiwa itu membuat pemilik ternak dan warga sekitar resah.
Kapolsek Tepus AKP Suryanto mengatakan, kejadian diketahui sekitar pukul 06.00. Lokasinya di kandang yang berada di kawasan Alas Dawut, sekitar Pantai Poktunggal, Padukuhan Tepus 2. Saat itu, Jemi, 55, dan Paiman, 60, hendak mengecek kambing sekaligus melepasnya untuk mencari makan.
Baca Juga: Satgas Kesulitan Ungkap Penyebab Keracunan di Kulon Progo, Duga Sampel MBG Dihilangkan
Namun, keduanya justru mendapati tujuh kambing telah mati. Sejumlah bagian tubuh kambing ditemukan mengalami luka gigitan, terutama pada bagian kaki dan leher.
“Dua kambing betina dewasa dan tiga anak kambing. Dua anak kambing bahkan habis dimakan, hanya menyisakan kulit,” ujar Suryanto.
Tujuh kambing tersebut merupakan milik Eno, 48, warga Tepus 1. Setelah menemukan kondisi tersebut, kedua saksi langsung melaporkannya kepada pemilik ternak.
Polisi menduga, kambing-kambing tersebut diserang hewan liar. Dugaan itu didasarkan pada temuan luka gigitan serta bagian tubuh kambing yang dimakan.
Baca Juga: Sekolah Dibongkar untuk Pembangunan Kopdes, Siswa TK di Sidoarjo Belajar di Balai Desa
Kondisi kemarau panjang diduga turut mendorong hewan liar mencari sumber makanan di luar habitatnya. Kandang ternak yang berada jauh dari permukiman dinilai lebih berisiko menjadi sasaran.
Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Retno Widiastuti mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. DPP menyarankan pemilik ternak tidak lagi menempatkan kambing di lokasi yang jauh dari permukiman. Ternak yang masih berada di kawasan alas (hutan) dianjurkan dipindahkan dan dipelihara di sekitar rumah.
Pemilik juga diminta memperkuat kandang, meningkatkan keamanan lingkungan, dan memberikan penerangan di sekitar lokasi kandang. (cr1/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova