SLEMAN - Jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kapanewon Turi, Sleman terus bertambah. Tercatat ada 101 orang dari tiga sekolah terdampak hingga Rabu (9/9).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, korban berasal dari SD Muhammadiyah Balerante, SMP Negeri 3 Turi, dan SMK Muhammadiyah 1 Turi.
Rinciannya, 10 orang dari SD Muhammadiyah Balerante kini menjalani rawat jalan. Kemudian 65 orang dari SMP Negeri 3 Turi, dengan 62 orang sempat mendapat perawatan di puskesmas dan tiga lainnya di fasilitas kesehatan lain. Sedangkan dari SMK Muhammadiyah 1 Turi terdapat 26 orang terdampak. Sebanyak 23 orang sempat dirawat di puskesmas dan tiga lainnya di fasilitas kesehatan lain.
Baca Juga: Kondisi Fatal Siswi Korban Keracunan MBG di Karo: Alami Hilang Ingatan hingga Gangguan Ginjal
Hingga kemarin (9/9), lanjutnya, masih ada dua siswa yang menjalani rawat inap di RSUD Sleman. “Satu dari SMP Negeri 3 Turi dan satu dari SMK Muhammadiyah 1 Turi,” kata Khamidah Rabu (9/9).
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokerto. Menu tersebut terdiri atas nasi putih, bola-bola sapi goreng, edamame, kari kol wortel, dan semangka kuning.
Dari hasil analisis awal, bola-bola sapi goreng menunjukkan ukuran asosiasi paling tinggi terhadap kejadian tersebut. Namun, Khamidah menegaskan temuan itu belum dapat memastikan makanan tersebut sebagai penyebab. Analisis epidemiologi masih terus dilakukan.
Baca Juga: Kenapa Borobudur Tidak Masuk 7 Keajaiban Dunia?
Sementara itu, aktivitas pembelajaran di SMP Negeri 3 Turi tetap berjalan. Namun, sekolah masih menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi siswa yang kembali mengalami gejala. Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler yang biasanya berlangsung Selasa hingga Jumat, turut diliburkan sementara. “Hal ini karena situasi kurang kondusif dan masih banyak siswa yang masih izin sakit. Untuk hari ini yang izin sakit 29 orang,” beber Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Turi Widayati. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova