Hilang Dua Hari, Lansia asal Piyungan Ditemukan Meninggal di Sungai Opak

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 20:10 WIB
EVAKUASI: Penanganan penemuan mayat lansia di Sungai Opak Jumat (11/9). (Dokumentasi Polresta Sleman)
EVAKUASI: Penanganan penemuan mayat lansia di Sungai Opak Jumat (11/9). (Dokumentasi Polresta Sleman)

SLEMAN - Seorang lanjut usia ditemukan meninggal dunia di Sungai Opak sekitar pukul 08.30 kemarin (11/9). Tepatnya di sebelah timur Embung Candirejo, Tegaltirto, Berbah.

Korban diketahui berinisial S, 75, warga Padukuhan Kembangsari, Srimartani, Piyungan, Bantul. Sebelumnya, korban dilaporkan meninggalkan rumah pada Rabu (9/9) sekitar pukul 10.00 dan tidak diketahui keberadaannya.

PS Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan penemuan korban bermula dari laporan masyarakat. Petugas Polsek Berbah kemudian mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi bersama tim Inafis Polresta Sleman, RS Bhayangkara, serta relawan.

“Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas dan dikonfirmasi kepada pihak keluarga, korban dipastikan adalah S yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah,” kata Argo Jumat (11/9).

 Baca Juga: Partai Gerindra Gembleng Tidar, Panaskan Mesin Politik Menuju 2029

Setelah dievakuasi, korban menjalani pemeriksaan medis dan visum oleh dokter RS Bhayangkara. Hasil pemeriksaan tidak menemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

Setelah proses pemeriksaan dan identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Argo mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, khususnya bagi warga lanjut usia. Keluarga juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila terdapat anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya.

“Hal ini agar dapat segera dilakukan pencarian dan penanganan,” sebutnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
Sungai Opak berbah piyungan Bantul lansia