GUNUNGKIDUL – Liburan di Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, berakhir tragis. Empat wisatawan terseret ombak besar saat berada di kawasan bebatuan pantai, Minggu (13/9/2026).
Tiga wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, satu korban bernama Walini, 39, meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis di Puskesmas Girisubo.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelumnya, rombongan wisatawan asal Sukoharjo dan Surakarta tiba di Pantai Jungwok sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari rombongan tersebut, tujuh orang kemudian bergerak menuju kawasan bebatuan untuk mengabadikan momen liburan. Saat berada di lokasi, tiba-tiba gelombang besar datang dan menerjang kawasan tersebut.
Empat wisatawan terseret ombak hingga terbawa ke arah tengah laut.
Baca Juga: 38 Provinsi Pamer Budaya Nusantara di Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026 Semarang
Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I bersama personel Pamobvit Polres Gunungkidul dan warga segera melakukan upaya penyelamatan.
Petugas bergerak mendekati para korban dengan berenang dan memanfaatkan tali pelampung untuk menarik mereka kembali ke tepian.
Keempat wisatawan akhirnya berhasil dievakuasi. Namun, kondisi Walini menjadi yang paling mengkhawatirkan. Warga Kratonan, Serengan, Surakarta, tersebut ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Walini kemudian dilarikan ke Puskesmas Girisubo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah menjalani penanganan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah diduga banyak menelan air laut.
Sementara itu, tiga wisatawan lainnya selamat. Dini Kurniati, 31, dilaporkan dalam kondisi selamat. Maria Kristanti, 46, mengalami sesak napas setelah diduga banyak menelan air laut. Sedangkan Wijinem, 50, mengalami luka ringan akibat terbentur batu.
Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko, mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan kondisi gelombang ketika beraktivitas di kawasan pantai.
Wisatawan diminta menjauh dari area bebatuan, terutama ketika gelombang tinggi. Pengunjung juga diimbau mematuhi arahan petugas SAR demi menghindari kejadian serupa.
Baca Juga: Karnaval SKNC 2026 Pekalongan Memakan Korban, Satu Peserta Meninggal Dunia
Peristiwa di Pantai Jungwok tersebut kembali menjadi pengingat bahwa kawasan pantai selatan Gunungkidul memiliki potensi bahaya yang tidak boleh diremehkan.
Mengabadikan momen saat berwisata memang menjadi bagian dari keseruan liburan. Namun, keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan utama, terutama ketika berada di sekitar laut dan kawasan bebatuan yang rawan diterjang gelombang.