Pemkot Yogyakarta Perkuat Peran Ormas untuk Bantu Persoalan Warga

Safinatun Najah • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 15:59 WIB
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santoso Asrori dalam Musyawarah Daerah VIII LDII Kota Yogyakarta di Gedung Serbaguna Mantrijeron, Yogyakarta (Dok. ANTARA)
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santoso Asrori dalam Musyawarah Daerah VIII LDII Kota Yogyakarta di Gedung Serbaguna Mantrijeron, Yogyakarta (Dok. ANTARA)

JOGJA  — Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk semakin aktif membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan ormas dinilai diperlukan agar pembangunan kota dapat menjawab kebutuhan warga.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santoso Asrori saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Yogyakarta di Gedung Serbaguna Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Minggu (20/9/2026).

Menurut Budi, keberadaan organisasi kemasyarakatan dapat menjadi salah satu mitra pemerintah dalam menangani berbagai persoalan di tingkat masyarakat.
"Dalam persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan maupun pembinaan generasi muda membutuhkan peran organisasi masyarakat yang nyata."

Pemkot Yogyakarta menilai pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat melalui berbagai organisasi juga dibutuhkan untuk mendukung program yang menyentuh kehidupan warga secara langsung.

Baca Juga: Video Santap Makanan Disorot, Pegawai SPPG Bantul yang Diduga Sindir Korban MBG Dipecat

"Kolaborasi tersebut penting agar berbagai program yang dirancang dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," tuturnya.

Dorongan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan kelompok masyarakat. Melalui kolaborasi, pemerintah dapat memperoleh dukungan dari berbagai unsur masyarakat dalam menjalankan program pembangunan.

Pembinaan generasi muda termasuk dalam penguatan peran ormas. Peran tersebut menjadi penting karena generasi muda merupakan bagian dari masyarakat yang akan melanjutkan pembangunan kota. Ruang kegiatan yang positif juga dapat menjadi sarana bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.

Dengan demikian, keterlibatan ormas tidak hanya berkaitan dengan kegiatan sosial, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendukung pengembangan masyarakat dalam berbagai bidang.

Pemkot Yogyakarta terus mendorong agar organisasi kemasyarakatan dapat menjadi bagian dari proses pembangunan. Pemerintah dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang dapat dipertemukan melalui kerja sama.

Editor : Bahana.
LDII Kota Jogja ormas