Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Kali ini, kobaran api melanda kawasan hutan dan perbukitan Kenteng, di sekitar SMK Negeri 1 Ponjong, Minggu (4/10) petang.
Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIB. Kobaran dengan cepat melahap vegetasi kering yang berada di kawasan perbukitan. Kondisi tersebut sempat membuat warga di sekitar lokasi kejadian waswas.
Mendapat laporan mengenai kebakaran, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungkidul langsung diterjunkan ke lokasi. Penanganan tidak mudah karena titik api berada di kawasan perbukitan dengan kondisi vegetasi yang relatif kering.
Petugas kemudian melakukan penyisiran dan penyiraman pada sejumlah titik yang masih menyisakan bara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mengantisipasi munculnya kembali kobaran akibat hembusan angin di kawasan terbuka.
Sampai saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penelusuran. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan luas lahan yang terdampak akibat kebakaran tersebut.
Baca Juga: Aksi Pria Teriak Histeris Demi Ambulans yang Tertahan Iring-iringan Pejabat di Lubang Buaya Viral
Kebakaran di Kenteng menjadi bagian dari meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunungkidul sepanjang 2026.
Berdasarkan data UPT Damkarmat BPBD Gunungkidul, hingga pertengahan September 2026 tercatat 81 kejadian karhutla. Jumlah tersebut menjadi salah satu penyumbang tingginya total kasus kebakaran di Gunungkidul yang telah mencapai 154 kejadian.
Angka tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Lonjakannya sangat signifikan jika dibandingkan dengan sepanjang 2025, ketika kasus kebakaran lahan hanya tercatat sebanyak empat kejadian.
Aktivitas manusia masih menjadi salah satu faktor dominan pemicu karhutla. Sejumlah kejadian berawal dari pembakaran sampah maupun aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar. Api kemudian merembet ke vegetasi kering dan sulit dikendalikan, terutama ketika angin bertiup cukup kencang.
Meningkatnya kasus kebakaran lahan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Warga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Puntung rokok juga tidak boleh dibuang sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi rerumputan atau vegetasi kering.
Kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran lahan meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.