Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan, KIE telah menyedot pengunjung lebih dari 220 ribu orang. Ini artinya melebihi target awal yang diperkirakan. Capaian itu dilihat dari total penjualan tiket secara online maupun offline. “Capaianya sudah melebihi banyak target, pengunjung melebihi angka 120 ribu menjadi 220 ribu pengunjung,” Sabtu (2/7).
Hingga sore pada hari terakhir tiket terjual mencapai 82.372. Jumlah tersebut belum diakumulasi tambahan tiket konser Iwan Fals yang melebihi target sebanyak 20 ribu. Selebihnya jumlah pengunjung dihitung ketika tanpa pemberlakuan tiket pada waktu pagi. Skema tiketing diberlakukan sejak siang hingga malam, sementara pagi dibuka untuk umum secara gratis.
Arif mengatakan, puncak kepadatan pengunjung terlihat hadirnya musisi legendaris Iwan Fals sebagai konser penutup. Selama delapan hari, sejak kali pertama dibuka pada Sabtu (25/6) Juni sejumlah rangkaian kegiatan telah terlaksana. Selama seminggu kegiatan diisi konser artis kenaman seperti Rhoma Irama, Dmasiv, Padi, Kotak, Gigi, Kerispatih dan Iwan Fals. “Masyarakat bisa berpesta menikmati acara ini dengan penuh kegembiraan, penuh kesenangan, dan penuh tawa,” ujarnya.
KIE, kata Arif, digelar sebagai wadah membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Dengan begitu, kegiatan yang mengusung konsep perdagangan, pariwisata dan investasi memberikan dampak positif bagi daerah. “Yang patut kita syukuri adalah KIE berlangsung dengan aman dan damai,” terangnya.
Dari data yang dihimpun, kunjungan wisata di sembilan obyek milik Pemkab selama KIE berlangsung, sebanyak 13.753 orang dengan pendapatan sebesar Rp 110 juta. Sedangkan di obyek wisata yang dikelola desa mampu menyumbang pendapatan sebesar Rp 224 juta.
Dari sisi eskalasi penginapan hotel juga mengalami peningkatan sebanyak 80-96 persen atau 614 kamar terpakai selama KIE. Dia menaruh harapan gelaran KIE kedepan bisa berkelanjutan sebagai modal Kebumen bisa terlepasa dari daerah termiskin di Jawa Tengah. “Insyaallah ini menjadi pilot kami. KIE bisa suistenabel, tidak berhenti sampai sini tapi terus menerus,” lanjutnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kebumen Suprijanto menyampaikan, dirinya berharap KIE bisa menjadi agenda tahunan. Melalui KIE, kata Suprijanto, masyarakat diharapkan jauh lebih produktif dan berani bersaing pada tataran lebih luas. “Bisa membawa citra Kebumen lebih baik. Ya tinggal agendakan saja rutin,” ungkapnya. (fid/pra)