Quillon Mercy keluar sebagai juara kelas dua tahun pemula 1.100 meter pada ajang Kejurnas Piala Tiga Mahkota Pordasi Seri 2 dan Piala Pertiwi Tahun 2023. "Berkat kerja keras dan kekompakan tim semua. Tanpa itu, sulit bisa sampai juara," katanya, kemarin (23/5).
Krismawati mengatakan, bukan hal mudah untuk menduduki podium juara nasional. Rangkaian persiapan menghadapi kejurnas di Bantul sudah dilakukan dari jauh hari. Mulai kesiapan kuda sampai joki. "Kuda kami rawat betul, pola makan sama latihan dipantau rutin. Biar pas lomba kondisi siap," jelasnya.
Sebelum ikut Kejurnas, kata Krismawati, kuda Quillon Mercy belum lama ini juga menyandang predikat juara pada ajang pacuan kuda di Lapangan Tegalrejo, Kecamatan Ambal, Kebumen. Saat itu menang sebagai juara kategori kelas pemula AB jarak 1.200 meter.
Krismawati, yang juga pimpinan Bintang Mercy Stable menambahkan, torehan prestasi di berbagai kejuaraan ini akan menjadi pemantik semangat. "Permulaan kemarin di Lapangan Ambal, kami menang. Lagi-lagi dari hasil kerja keras tim," ucapnya.
Sekedar informasi, Kejurnas pacuan kuda di SSA Bantul diikuti 191 kuda pilihan. Adapun peserta berasal dari 12 provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat hingga Kalimantan Selatan. Kejuaraan itu memperebutkan Rp 585 juta dengan 22 pertandingan.
Sementara itu, Bambang Paryono Wakil Ketua Pordasi Kebumen mendorong stabel atau grup berkuda di Kebumen berani tampi di berbagai ajang kejuaraan. Dia melihat potensi cukup besar dari kuda mapun joki di Kebumen. "Atlet kami sudah bagus. Tinggal dukungan sarpras standar dari pemerintah untuk tempat latihan sama lomba. Di Ambal itu setiap tahun rutin ada kejuaraan, tapi ya itu lapangan kurang bagus," jelasnya. (fid/bah) Editor : Administrator