Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Harga Selisih Sedikit, Bupati Beli 12 Sapi PO Peternak Lokal

Administrator • Sabtu, 1 Juli 2023 | 19:22 WIB
BERKURBAN : Prosesi penyembelihan sapi kurban milik Bupati Kebumen di Pendopo Kabumian.PROKOPIM KEBUMEN
BERKURBAN : Prosesi penyembelihan sapi kurban milik Bupati Kebumen di Pendopo Kabumian.PROKOPIM KEBUMEN
 

RADAR PURWOREJO - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyalurkan 12 sapi pada perayaan Idul Adha tahun ini. Seluruh sapi jenis peranakan ongole (PO) itu dibeli langsung dari peternak lokal Kebumen. Untuk pemberdayaan peternak local. Dari harganya pun hanya selisih sedikit.

Arif mengatakan, pembelian sapi dari peternak lokal merupakan bentuk dukungan. Mengingat wilayah Kebumen kini masih terancam wabah penyakit menular yang menyerang hewan ternak. "Tahun ini kita masih diberi kesempatan berkurban, menjalankan perintah agama. Ada 12 ekor sapi dikurbankan untuk masyarakat Kebumen," ujarnya.

Arif menerangkan, pemilihan sapi PO sebagai bentuk kebanggaan. Sebab sapi jenis tersebut merupakan komoditas ternak unggulan bagi warga Kebumen. Sapi ini sangat mudah ditemukan di wilayah pesisir selatan Kebumen.
Dua belas sapi kurban tersebut disalurkan ke berbagai titik. Meliputi pondok pesantren, masjid dan musala. Pada kesempatan itu, Arif tampak menyembelih langsung seekor sapi. Prosesi penyembelihan sapi berlangsung di kompleks Pendopo Kabumian.

Dia memastikan, seluruh sapi telah memenuhi syarat menjadi hewan kurban. Termasuk memastikan bebas dari penyakit hewan, PMK maupun LSD. "Salah satunya ada yang disembelih di Pendopo Kabumian untuk warga sekitar," terangnya.

Arif pun mengimbau, agar masyarakat jeli sebelum mengkonsumsi daging kurban. Caranya dengan mengecek riwayat dan kondisi hewan sebelum disembelih. Kemudian, memastikan juga kondisi daging sebelum diolah menjadi masakan. "Karena berkurban ini kita harus cari hewan sehat, tidak boleh hewan lagi sakit, maka butuh ketelitian," ucapnya.

Sementara itu, seorang peternak sapi PO, Paryanto mengapresiasi langkah bupati karena telah memilih sapi khas Kebumen sebagai hewan kurban. Menurutnya, kualitas sapi putih tidak kalah bersaing dengan jenis sapi daerah lain, termasuk sapi impor. "Sudah seharusnya bangga dengan ternak produk lokal. Tanpa sadar bupati bisa menjadi contoh masyarakat lain. Soal harga selisih sedikit kok, tapi kualitas berani diadu," jelas peternak asal Buluspesantren itu.(fid/pra) Editor : Administrator
#kebumen