RADAR PURWOREJO - Polres Kebumen menerjunkan anjing pelacak untuk sterilisasi tempat sortir lipat surat suara Pemilu 2024. Anjing dari detasemen K-9 tersebut terlibat untuk operasi pengamanan bahan peledak.
Dalam operasi itu anjing pelacak jenis Belgian Malionis menyisir setiap sudut gedung PLUT Kebumen, di mana gedung tersebut sebagai lokasi sortir lipat surat suara. Selain anjing K-9 sterilisasi objek vital tersebut juga dilakukan personel berpakaian dan senjata lengkap. "Antisipasi, jangan sampai sekitar gudang ada barang berbahaya," kata Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Setiyoko kemarin (5/1).
Setiyoko menjelaskan, sterilisasi perlu dilakukan sebagai upaya preventif. Tak lain guna mengantisipasi segala bentuk gangguan yang berpotensi menghambat tahapan pemilu. Polres, kata dia, memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memastikan setiap tahapan Pemilu 2024 berjalan lancar dan kondusif. "Terutama hari-hari pertama pelaksanaan dan sebelum logistik datang ke gudang kami sterilisasi," ucapnya.
Anjing pelacak K-9 tersebut masuk dalam kendali unit Satuan Samapta Polres Kebumen. Anjing yang diterjunkan di lokasi sortir lipat kali ini memiliki kemampuan mendeteksi bahan peledak maupun barang berbahaya lain. Setiyoko menjelaskan, proses sterilisasi dilakukan secara menyeluruh, meliputi sudut gedung hingga halaman serta tempat parkir kendaraan.
Sat Samapta, lanjut Setiyoko, memiliki lima ekor anjing pelacak. Masing-masing anjing tersebut memiliki spesifikasi atau kemampuan berbeda. Seperti deteksi bahan peledak, pengendalian huru-hara serta deteksi segala jenis narkotika. "Setiap anjing K-9 punya tugas sendiri. Tentu untuk memudahkan tugas kami," ungkapnya.
Ketua KPU Kebumen Dzakiyatul Banat menyampaikan, proses sortir lipat surat suara berlangsung di tiga gedung berbeda. Pihaknya menarget tahapan ini rampung dalam waktu 10 hari. Sejauh ini, kata Banat, belum menemui kendala berarti dalam proses sortir lipat surat suara. "Kalau diperlukan, nanti ada tambahan tenaga. Tapi sekarang masih aman. Estimasi satu jam, 500 surat suara," ungkapnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova