Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Di Pasar di Kebumen Ditemukan Teri Nasi dan Cumi Asin Berformalin dari Jawa Timur

Muhammad Hafied • Rabu, 27 Maret 2024 | 13:30 WIB
PANTAUAN : Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kebumen menggelar pengawasan bahan pangan di Pasar Dorowati. Dari hasil uji sampel ditemukan bahan oangan mengandung formalin.
PANTAUAN : Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kebumen menggelar pengawasan bahan pangan di Pasar Dorowati. Dari hasil uji sampel ditemukan bahan oangan mengandung formalin.

RADAR PURWOREJO - Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kebumen mengintensifkan pengawasan bahan pangan di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern. Hasilnya, tim menemukan bahan pangan berbahaya dengan kandungan formalin.

Kegiatan pengawasan ini dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kebumen Iin Windarti Arif Sugiyanto bersama instansi lintas sektor. Tim juga melaksanaan monitoring ketersediaan bahan pangan selama ramadan dan jelang Idhul Fitri 1445 Hijriah.

"Masih ada bahan pangan yang mengandung formalin. Kami imbau masyarakat hati-hati dan waspada ketika belanja," kata Iin, Selasa (26/3).

Dalam pemantauan tersebut tim JKPD memeriksa 19 sampel sayuran dan bahan makanan. Dari hasil uji laboratorium ditemukan bahan makanan seperti cumi kering dan teri asin mengandung formalin. Temuan tersebut terjadi di Pasar Tumenggungan dan Pasar Dorowati.

"Buah dan sayur aman dari pestisida. Untuk stok menghadapi lebaran itu masih aman," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen Teguh Yuliono mengatakan, dari temuan itu pihaknya langsung melakukan pembinaan di tempat. Dia mengungkapkan, bahan pangan seperti teri nasi dan cumi asin yang terdeteksi mengandung formalin berasal dari luar daerah Kebumen.

"Dua sampel yang ada formalin itu dari Jawa Timur. Kami juga berkoordinasi dengan dinas di provinsi agar menahan barang tersebut tidak sampai Jawa Tengah," terangnya.

Dia menegaskan, tim JKPD akan bergerak secara intensif dan berkelanjutan. Pantauan pangan ini dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat seiring meningkatnya kebutuhan pangan jelang lebaran.

Dia mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam memilih bahan pangan. Caranya dengan memperhatikan aspek keamanan dari kondisi produk maupun kemasan.

"Di pasar modern tim JKPD menemukan stok bahan pangan tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa. Ada sebagian kemasan penyok," jelasnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#formalin #teri nasi #bahan pangan #cumi asin #JKPD Kebumen