RADAR PURWOREJO - Perlintasan sebidang jalur kereta api di sisi timur Pasar Karanganyar, Kebumen selalu menjadi langganan macet ketika musim mudik maupun balik lebaran. Kondisi ini diperparah seiring mobilitas masyarakat semakin tinggi jelang lebaran.
Warga setempat, Muharom Yuliarta, 27, mengatakan, kemacetan dipicu karena perlintasan kereta api Karanganyar berdekatan dengan area pasar. Belum lagi sekitar 500 meter dari perlintasan terdapat dua simpang jalan besar penghubung lintas kecamatan.
"Kalau lebaran macet minta ampun. Soalnya jadi titik simpul. Ada yang mau lewat rel, ada yang ke pasar, ada yang mau nyebrang. Tumpuk jadi satu," katanya, Jumat (29/3).
Menurut dia, kepadatan kendaraan di perlintasan sebidang tersebut juga dipengaruhi intensitas trafik perjalanan kereta api. Kemudian ditambah kepadatan kendaraan yang melintas pada momentum libur lebaran.
"Walaupun sudah jalur ganda, buka tutup palang pintu itu juga sering. Saya misal mau lewat mending cari jalan lain," jelasnya.
Warga lain Hendra Pujiutomo, 35, menambahkan, selain menjadi titik rawan macet perlintasan kereta api Karanganyar juga cukup membahayakan pengguna jalan. Soalnya posisi rel serong, membelah jalan nasional.
Kondisi ini kerap kali memicu kecelakaan karena pengendara tergelincir, apalagi ketika turun hujan permukaan rel akan jauh lebih licin.
"Harus pelan-pelan. Yang pakai motor pas tidak hafal medan bisa kepeleset. Bukan satu dua kali terjadu, sering banget," ungkapnya.
Kasat Lantas Polres AKP Koyim Maturrohman mengatakan, pihaknya telah memetakan titik rawan kemacetan di jalur mudik lebaran tahun 2024. Salah satunya berada di perlintasan sebidang timur Pasar Karanganyar.
"Kami sudah gelar simulasi rekayasa lalu lintas melalui tactical floor game. Perlintasan kereta api Karanganyar satu titik rawan macet saat mudik lebaran," terangnya.
Meski demikian, Polres Kebumen juga telah menerapkan langkah antisipasi guna mengurai kemacetan di lokasi saat arus mudik. Yakni, melalui rekayasa arus lalu lintas dengan menyiapkan berbagai jalur alternatif.
"Pemudik tidak perlu khawatir, karena akan diarahkan melalui simpang tiga pasar Karanganyar lalu masuk jalan Ahmad Yani. Selanjutnya masuk ke simpang tiga Jeruk Gulung dan kembali diarahkan ke jalur utama," tuturnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo