KEBUMEN - Paguyuban Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis Kebumen mengajak pelaku wisata bersiap menyambut wisatawan selama musim libur lebaran. Oleh karena itu, butuh persiapan matang agar wisatawan tak kecewa ketika berlibur di destinasi wisata berbasis masyarakat.
Ketua Paguyuban Pokdarwis Kebumen Taufik Hidayat memprediksi jumlah kunjungan wisata bakal meningkat selama libur lebaran. Dengan asumsi pemerintah telah menghitung jumlah pemudik tahun ini ditaksir mencapai 190 juta orang.
Angka pemudik ini menurutnya cukup fantastis, jika dibanding tahun sebelumnya. "Potensi yang akan berwisata itu luar biasa banyak. Nah, teman-teman di 53 pokdarwis harus melihat ini sebagai peluang. Maka perlu disiapkan," katanya, Rabu (3/4).
Dia meminta, agar pelaku wisata menyiapkan sarana dan prasarana wisata secara optimal. Dengan begitu masyarakat yang akan berwisata merasa aman dan nyaman. Kemudian, dia mengingatkan optimalisasi promosi berbasis digital.
"Semua instrumen harus dipetakan. Mana yang butuh digenjot, mana yang butuh dipoles. Karena itu modal pengunjung kerasan berlibur," ungkapnya.
Taufi juga mengimbau agar pokdarwis yang bergerak di bidang wisata alam untuk melakukan pengawasan maksimal. Perlakuan ini dinilai penting mengingat kondisi cuaca terkadang tidak menentu.
"Mitigasi bencana juga jangan lupa. Sebagian wisata kami itu memang mengandalkan alam," sambungnya.
Sebelumnya, kata Taifik, pelaku wisata berbasis masyarakat telah dikumpulka
Pemkab guna menguatkan persepsi terkait pengembangan kepariwisataan di wilayah Kebumen.
Hal ini dilakukan karena selama ini pariwisata merupakan sektor yang menjadi penopang andalan perekonomian masyarakat.
"Sudah. Beberapa kali kami kumpul. Bahas banyak hal, khususnya menyambut libur lebaran," terangnya.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Penusupan Sri Sulistiyowati mengatakan, persiapan menyambut wisatawan untuk momen libur lebaran telah dilakukan sejak jauh hari.
Baca Juga: Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran Naik, Harga Bumbu Dapur di Kebumen Mulai Merangkak Naik
Ia menyadari pentingnya persiapan sebelum menghadapi puncak libur lebaran. "Dari sebelum puasa kami sudah bergerak. Ada perluasan aula, penambahan gazebo dan macam-macam," terangnya.
Sri memastikan, tidak ada kenaikan retribusi masuk wisata maupun tarif parkir selama libur lebaran. Penegasan ini merupakan komitmen pemerintah desa bersama pokdarwis dalam menjamin kenyamanan pengunjung.
Editor : Heru Pratomo