RADAR PURWOREJO - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kebumen mencatat jumlah kunjungan wisata selama libur Lebaran 2024 mencapai 93 ribu orang. Jumlah tersebut akumulasi dari tujuh destinasi yang dikelola Pemkab Kebumen. Kepala Disparbud Kebumen Frans Haidar menyampaikan, jumlah kunjungan itu akumulasi periode 8-15 April.
Frans menyebut, pendapatan daerah yang diperoleh mencapai Rp 2,6 Miliar. Menurutnya, momentum lebaran merupakan waktu yang paling tepat untuk mengejar target pendapatan daerah yang berasal dari dunia wisata. Kendati begitu, pihaknya masih akan terus berjibaku menutup target sampai akhir tahun. "Target PAD Rp 9,5 Miliar, sekarang sudah tercapai 33 persen atau Rp 3,1 Miliar," kata mantan Asisten II Sekda Kebumen itu.
Menurut Frans, wisata di Kebumen dapat menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu libur. Selain menawarkan keindahan, destinasi wisata di Kebumen juga cukup mudah dijangkau. Apalagi kini sudah dipermudah adanya akses dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) via jalur selatan.
Frans mengatakan pemkab saat ini hanya mengelola tujuh dari sembilan destinasi wisata. Dua tempat wisata itu yakni Pantai Pandan Kuning dan De Krakal. Keduanya sudah dikerjasamakan dengan pihak ketiga. De Krakal dengan PT Aneka Usaha. Ini BUMD, nilai sewa Rp 670 juta Pantai Pandan Kuning oleh BUMDesma Bodronolo. “Nilai kontrak Rp 1,62 Miliar per tahun," imbuhnya.
Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mengapresiasi atas capaian kunjungan wisata ini. Menurut Ristawati, banyaknya wisatawan yang datang ke Kebumen tentu memberikan dampak positif terhadap ekonomi. Termasuk dapat menambah potensi pendapatan daerah. Berkah, karena perputaran perekonomian di daerah makin kencang. “Pelaku bisnis pariwisata serta masyarakat daerah ikut kebagian rezeki," ucapnya. (fid/din)
Editor : Satria Pradika