RADAR PURWOREJO - Sebanyak 1.085 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Magelang ditambah 10 petugas haji mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan, Surakarta. Mereka dibagi menjadi empat kelompok terbang (kloter).
Sebetulnya, kuota JCH Kabupaten Magelang tahun ini 1.125 orang. Namun, hingga tenggat waktu pembayaran ditutup, hanya 1.085 yang melunasi biaya penyelenggaraan haji. Itu berarti ada 40 kuota yang belum terisi. Dari 1.085 CJH tersebut, didominasi petani. Tahun ini, JCH tertua atas nama Dullah, 93 warga Pesidi, Grabag. Sedangkan CJH termuda bernama Fahri Ali, 18 warga Muntilan.
Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Khamim Setiawan mengatakan, ada beberapa alasan yang melatarbelakanginya. Termasuk sakit dan belum siap secara finansial. Kekosongan 40 kuota itu diganti nomor urut porsi berikutnya."Bisa jadi yang masuk dari kabupaten lain karena yang berhak menentukan sistem nomor urut adalah Kanwil Jateng," bebernya, Sabtu (11/5).
Pemberangkatan JCH mundur dua jam dari jadwal semula. Kloter 2 yang awalnya diberangkatkan pada pukul 07.00, menjadi 09.30. Kloter 3 yang semula berangkat pukul 10.00, menjadi pukul 12.00. Kloter 4 yang seharusnya berangkat pukul 13.30, menjadi 15.00. Lalu, kloter 5 berangkat pada Minggu (12/5) pukul 03.00.
Staf Seksi Pelayanan haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Heri Suryanto menambahkan, mundurnya jadwal pemberangkatan tersebut berkaitan dengan kesiapan teknis penerbangan pesawat. Kemenag juga menyesuaikan perkembangan informasi dari Dirjen Haji Kemenag RI. Adapun kloter 2 ada sebanyak 44 CJH yang bergabung dengan kloter satu Kabupaten Temanggung. Lalu, kloter 3 dan 4 masing-masing 352 orang dan semuanya berasal dari Kabupaten Magelang. Sedangkan kloter 5 sebanyak 337 orang bergabung dengan Purworejo.
Sebanyak 1.366 JCH asal Kebumen telah diberangkatkan ke tanah suci, pada Minggu (12/5). Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter) dan berangkat melalui Embarkasi Solo.Pelepasan dilakukan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dari depan kompleks Pendopo Kabumian. Seperti diketahui jumlah jemaah haji asal Kebumen tahun ini sebanyak 1.366 orang. Terdiri dari 655 jemaah laki-laki dan 711 perempuan. Jatah kuota haji ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya 1.290 jemaah.
Dia berpesan agar para jemaah haji tetap menjaga kesehatan ditengah suhu panas ekstrem di tanah suci. Arif juga meminta agar jemaah haji tak sungkan bertanya dan berkonsultasi jika butuh pertolongan petugas. Terlebih jemaah haji yang berusia lanjut pada pemberangkatan tahun ini cukup banyak. "Selain ada petugas. Antarjemaah juga harus saling bantu. Semoga semua jamaah diberi kesehatan," terangnya.
Dia juga berpesan para jemaah haji untuk beribadah secara khusyuk selama di tanah suci. Sebab tidak semua umat muslim mendapat kesempatan melaksanakan ibadah haji. "Haji adalah ibadah yang sulit untuk berangkat berkali-kali. Manfaatkan sebaik mungkin kesempatan ini," pesannya.(aya/fid/din)
Editor : Satria Pradika