RADAR PURWOREJO - PT Pertamina memberikan tambahan alokasi 40 ribu tabung gas bersubsidi isi 3 kilogram. Tambahan fakultatif tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ditengah fenomena kelangkaan gas LPG di Kebumen.
Sales Branch Manager Pertamina Area Cilacap Muhammad Agung Afrizal mengatakan, tambahan alokasi gas bersubsidi tersebut diberikan selama dua hari. Dia berharap perlakuan ini mampu mengatasi kelangkaan gas di beberapa wilayah di Kebumen. Angka konsumtif gas LPG 3 kilogram di Kebumen ini sekitar 40 ribu tabung sehari. “Kami selalu berupaya untuk mencukupi kebutuhan masyarakat,” katanya, Jumat (17/5).
Agung menjelaskan, saat ini PT Pertamina sedang gencar melakukan sosialisasi berkenaan program subsidi tepat. Warga yang hendak membeli gas melon bisa datang langsung ke pangkalan dengan syarat membawa KTP.
Dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak panik atas penggunaan gas melon, dengan membeli secara berlebih apalagi menimbun. Perlakuan ini dianggap tidak benar sehingga menimbulkan kelangkaan gas di tengah masyarakat.
Pertamina, kata dia, selalu memastikan kebutuhan masyarakat terkait gas bersubsidi tercukupi. "Pangkalan akan memproses transaksi pembelian gas melon dengan NIK, sehingga data konsumen akan terinput secara digital," katanya.
Pemkab Kebumen bersama Pertamina dan kepolisian telah melakukan inspeksi lapangan menyikapi terjadinya kelangkaan gas melon. Hasil dari inspeksi tersebut diketahui terjadi peningkatan penggunaan hingga membuat permintaan gas meningkat.
Hal ini ditegaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kebumen Sri Kuntarti, usai melakukan inspeksi lapangan selama dua hari. "Pemda sudah mengajukan permohonan kepada Pertamina tambahan fakultatif untuk mengatasi situasi kelangkaan ini," katanya.
Sri menyebut, terjadinya lonjakan permintaan seiring banyaknya aktifitas hari libur dan hajatan masyarakat. Akibatnya penggunaan gas melon baik di sektor rumah tangga serta usaha mikro meningkat tajam hingga memicu kelangkaan di beberapa wilayah. "Usai kami tinjau lapangan ada beberapa antrian warga membeli gas melon. Memang penggunaan gas 3 kilogram ini meningkat," katanya. (fid/din)