KEBUMEN - PKB memastikan akan menyodorkan calon bupati dan wakil bupati berkualitas pada gelaran Pilbup Kebumen 2024. Hal ini ditegaskan karena sebelum surat rekomendasi turun, bakal calon bupati maupun wakil bupati akan melalui serangkaian uji kelayakan dan kepatutan.
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kebumen Teguh Prayitno menyampaikan, uji kelayakan menjadi bagian penting untuk mengukur kualitas dan kapasitas setiap paslon. Biasanya dalam proses ini masing-masing akan diminta untuk pemaparan visi dan misi sebagai calon kepala daerah.
"Dalam waktu dekat ya. Uji kelayakan itu di DPP, akan ada telpon dari DPP untuk mempersiapkan diri," jelasnya, Selasa (21/5).
Baca Juga: Caleg Terpilih di Kebumen Masing-Masing Dapat Satu Stel PSL, Setwan Akan Hubungi Penjahit Langganan
Teguh menerangkan, uji kelayakan dan kepatutan aka diikuti seluruh pendaftar, baik kader maupun non kader. Para bakal calon bupati dan wakil bupati ini akan diuji sejauh mana pengetahuan dan pengalaman sebelum berkontestasi di Pilbup. Selain itu mereka juga akan diuji terkait komitmen keberpihakan kepada rakyat.
Uji kelayakan dan kepatutan ini merupakan kewenangan mutlak pengurus PKB di tingkat pusat. Di daerah, kata Teguh, hanya sebatas tahap penjaringan untuk diproses lebih lanjut oleh pengurus di tingkat atas.
"Ada beberapa tahapan nantinya. Kami terbuka dan semua punya kesempatan sama," kata Teguh.
Sekretaris DPC PKB Kebumen Sri Hari Susanti menyatakan, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi di pilbup mendatang. Mengingat perkembangan politik sampai sekarang masih cukup dinamis.
Baca Juga: Pertamina Tambah Pasokan 40 Ribu Tabung, Sikapi Fenomena Kelangkaan Gas Bersubsidi di Kebumen
Pihaknya juga membuka peluang akan mengusung paslon dengan kompisisi antara kader dan non kader. "Survei masih berjalan, belum final. Kalau di internal ada usulan kader kami maju. Tapi kami membuka kesempatan untuk yang lain juga," ucapnya.
Susanti memastikan, PKB akan tampil total pada kontestasi pilbup. Modal perolehan 11 kursi parlemen menurutnya cukup menjadi daya tawar tersendiri bagi PKB. Sejauh ini konsolidasi di tataran internal partai juga terus dilakukan.
Tujuanya untuk menyamakan persepsi para kader PKB sebelum menghadapi pilbup mendatang. "Komunikasi kami intens. Di internal maupun eksternal," kata Susanti. (fid)
Editor : Heru Pratomo