RADAR PURWOREJO - Enam bulan jelang Pilkada Kebumen 2024, partai non parlemen cenderung masih adem ayem. Para pimpinan partai di luar parlemen ini tak ingin terburu-buru menentukan arah dukungan ke pasangan tertentu. Mereka mengaku masih akan melihat dinamika dan keputusan politik yang terjadi.
Ketua DPD Partai Perindo Kebumen Akhmad Bakhrun mengatakan, sejauh ini belum ada pembahasan di tataran internal menyangkut Pilbup Kebumen 2024. Pihaknya akan mengambil keputusan politik sampai ada penetapan bakal calon bupati dan wakil bupati dari KPU. "Sampai sekarang kami masih wait and see. Tidak ngoyo-ngoyo, lihat perkembangan saja," ujar Bakhrun, Selasa (21/5).
Bakhrun sadar diri, Partai Perindo bukan partai pengusung, melainkan partai pendukung. Oleh karena itu, dia tidak begitu terobsesi di gelaran pilbup. Sampai sekarang pihaknya juga belum membuka komunikasi politik dengan kandidat calon maupun parpol lain. "Lihat dulu peta koalisi. Rekom parpol pengusung jatuh ke siapa baru ada pembahasan internal. Tinggal diputuskan," bebernya.
Menurut Bakhrun, beragam kemungkinan bakal terjadi di Pilbup Kebumen 2024. Termasuk dalam meramu peta koalisi untuk memutuskan siapa sosok yang akan diusung. "Sikap kami tunggu dinamika setelah ada penetapan dari KPU," ujar Bakhrun.
Dia menjelaskan, Partai Perindo akan menempuh banyak pertimbangan sebelum menentukan arah dukungan. Di lain sisi, pihaknya juga bakal realistis memilih sosok kandidat yang akan didukung. Salah satunya dengan melihat komposisi koalisi parpol serta melihat elektabilitas dan popularitas paslon. "Kami partai non parlemen. Tentu melihat yang potensi. Ada kans menang, itu yang didukung.
Pascapenetapan mungkin nanti ada instruksi," terangnya.
Sekretaris Exco Partai Buruh Kebumen Nur Saodik Subiantoro menyatakan hal senada. Sampai saat ini belum ada sinyal dukungan ke paslon tertentu. Dia menegaskan, seluruh keputusan partai terkait dukungan pilkada akan ditentukam melalui rapat internal. "Mungkin Agustus baru keluar siapa yang pantas didukung. Kami rapat dulu," ucapnya.
Dia pun belum dapat memastikan dukungan Partai Buruh mengarah ke paslon petahana atau paslon lain. Namun begitu, semua akan dihitung dengan melihat masing-masing kekuatan paslon. "Kami juga lihat wajah baru seperti apa. Masih berbagai kemungkinan," katanya. (fid/pra)