RADAR PURWOREJO - Mantan jurnalis Wahyu Setiawan ikut ambil bagian dalam percaturan politik jelang Pilbup Kebumen 2024. Dia tampil percaya diri dengan mendaftar sebagai bakal calon bupati melalui gerbong Partai Gerindra.
Wahyu Setiawan alias Wawan menegaskan, pendaftaran lewat Partai Gerindra ini merupakan tahap awal sebelum memasuki proses perebutan surat rekomendasi. Dia pun memastikan seluruh berkas persyaratan administratif yang disetorkan ke Partai Gerindra telah terpenuhi. "Sudah beres semua. Tinggal tunggu tindaklanjut dari tim penjaringan," jelas Wawan, saat pengembalian formulir pendaftaran di DPC Partai Gerindra Kebumen, Rabu (22/5).
Wawan menyadari, penjaringan di Partai Gerindra layaknya sebagai sebuah kompetisi, baik dengan kader maupun non kader partai. Namun, dia tetap optimis niat maju di Pilbup Kebumen 2024 ini bakal mendapat restu dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Dorongan dari rekan dan relawan menjadi pelecut kenapa saya harus daftar di Partai Gerindra," ungkapnya.
Wawan adalah jebolan jurnalis televisi Ratih TV atau sekarang berganti nama menjadi Kebumen TV. Stasiun televisi ini dikelola langsung Pemkab Kebumen melalui Dinas Kominfo Kebumen. Seperti diketahui, Wawan memiliki lawan berat dalam suksesi perebutan surat rekomendasi. Dia akan bersaing dengan bupati petahana Arif Sugiyanto yang sebelumnya telah mendaftar melalui Partai Gerindra. Selain petahana, ada juga mantan Sekda Kebumen Adi Pandoyo dan politikus Dwi Yasmanto.
Wawan mengaku, sejauh ini dia telah menjalin komunikasi dengan sejumlah elit partai. Tak menutup kemungkinan dirinya bakal mendaftar ke partai lain, mengingat Partai Gerindra hanya memiliki delapan kursi parlemen. "Diutamankan itu partai koalisi 02. Partai yang telah menghantarkan pemenangan Prabowo Subianto," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPC Gerindra Kebumen Dodi Supriyanto menyampaikan, pihaknya bersikap terbuka selama proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Seluruh masyarakat diberi kesempatan sama untuk mengikuti proses penjaringan tersebut. "Semakin banyak yang daftar, berarti partai kami punya citra positif di mata masyarakat," ujarnya.
Dodi menerangkan, secara teknis seluruh keputusan terkait pemberian surat rekomendasi merupakan kewenangan DPP Partai Gerindra. Kendati begitu, pihaknya tetap masih akan membuka tahap penjaringan hingga 8 Juni 2024. "Ada empat tokoh yang ambil formulir pendaftaran. Dua di antaranya sudah dikembalikan," tutur Ketua Fraksi Gerindra itu. (fid/pra)
Editor : Satria Pradika