RADAR PURWOREJO - Para nelayan di pesisir pantai selatan Kebumen begitu bersemangat melaut seiring melimpahnya hasil tangkapan ikan bawal putih. Mereka mengaku ketiban untung banyak karena harga ikan bawal putih jauh lebih mahal ketimbang harga jenis ikan lain.
Salah satu nelayan Pantai Pedalen, Kecamatan Ayah Saimin mengungkapkan, musim ikan bawal putih menjadi keberkahan tersendiri bagi kalangan nelayan. Selain harga mahal, ikan ini banyak diburu masyarakat. Bahkan, ikan bawal putih kualitas super kini sudah masuk pangsa ekspor. "Sekarang lagi musim bawal lagi bagus banget," ucapnya, Kamis (23/5).
Saimin menyebut, harga ikan bawal putih terbilang stabil. Berkisar antara Rp 200-250 ribu per kilogram, tergantung kualitas dan ukuran ikan. Setiap kali melaut, rerata nelayan membawa pulang ikan bawal putih minimal 10-20 kilogram. "Ada yang satu ekor lima ons. Harga jual beda-beda. Kemarin sempat ada yang lelang sampai satu kwintal. Panen pokoknya," kata Saimin.
Nelayan lain, Zamzuri mengatakan, setiap melaut nelayan biasanya mendapat penghasilan bersih Rp 1,5 juta - Rp 5 juta. Penghasilan ini juga sangat bergantung kondisi cuaca di perairan laut. "Misal cuaca tidak tentu ya libur sebentar. Lihat cuaca, pas lagi ombak besar paling dapat dua kilogram ikan," ucapnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kebumen Bejo Priyono mengatakan, selain ikan bawal putih, nelayan di Kebumen sedang memasuki panen rajungan dan udang jerbung. Dia memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan. "Laporan ke kami ada yang dapat 30-70 kilogram. Bulan-bulan ini memang rezeki buat nelayan. Pendapatan meningkat," ucapnya.
Bejo menambahkan, dalam sepekan terkahir kondisi ombak sedang bersahabat. Kondisi ini membawa keuntungan tersendiri bagi nelayan. "Sekali berangkat melaut tidak kurang dari satu juta. Itu sudah dikurangi bekal, ongkos bensin dan sebagainya," sambung Bejo. (fid/pra)