Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pengamat Politik Kebumen Sebut Bupati Petahana Akan Didukung 26 Kuris Parlemen, Sisanya Bentuk Koalisi Baru

Muhammad Hafied • Selasa, 4 Juni 2024 | 18:00 WIB

Agus Hasan Hidayat.M Hafied/Radar Jogja
Agus Hasan Hidayat.M Hafied/Radar Jogja

 


RADAR PURWOREJO - Peta politik terus berkembang seiring tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kebumen. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal munculnya poros baru pada kontestasi pilbup. Sejumlah partai diprediksi akan membentuk gerbong koalisi untuk melawan pasangan calon petahana.


Pengamat Politik Lentera Demokrasi Agus Hasan Hidayat menyampaikan, poros baru terbuka lebar pada kontestasi Pilbup Kebumen mendatang. Menurutnya, terbentuknya poros baru koalisi cukup realistis. Kondisi ini cukup relevan jika melihat dinamika politik yang terjadi di kalangan partai. "Dua pasangan cukup logis. Petanya sangat memungkinkan beda seperti pemilihan 2020. Ada poros baru di luar petahana," kata Agus Hasan, Senin (3/5).


Agus memprediksi, jika muncul dua paslon ada potensi empat parpol pemilik kursi parlemen akan bergabung. Yakni, PKB, NasDem, PKS dan Demokrat, dengan akumulasi 22 kursi parlemen. Partai tersebut memiliki kans tinggi untuk berkoalisi di luar petahana. Sedangkan, calon petahana diproyeksi akan didukung 26 kursi parlemen, antara lain PDIP, Gerindra, PPP, Golkar dan PAN.


Menurut Agus, kunci munculnya poros ada pada dua partai besar, yaitu PKB dan NasDem. Dia memprediksi kedua partai ini akan bermanuver pada pilbup mendatang. Sedangkan, PDIP dan Gerindra cenderung akan mendukung petahana. "PKB dan NasDem ini kan mendapat suara cukup besar. Menurut hemat saya, mereka punya keberanian berkoalisi melawan petahana," ucapnya.


Agus tak menampik, peta koalisi Pilbup Kebumen akan ditentukan lobi politik para pihak. Kendati begitu, sebelum suray rekomendasi turun para pimpinan partai juga akan memperhatikan suara kader serta melihat dinamika yang terjadi. "Komunikasi formal atau non formal pasti ada. Partai juga akan melihat penjaringan isu dan preferensi akar rumput," jelasnya.


Seperti diketahui, tiga parpol secara terang-terangan telah memberikan dukungan kepada petahana. Ketiga partai ini adalah PPP, PAN dan Golkar. Dukungan diberikan melalui surat rekomendasi pencalonan bupati pada Pilbup Kebumen.


Bupati petahana Arif Sugiyanto mengatakan, pada gelaran pilbup tahun ini dia diprediksi akan muncul dua atau tiga pasangan calon. Artinya, tidak lagi melawan kotak kosong seperti pemilihan bupati tahun 2020. Situasi politik pun menurutnya juga akan berjalan lebih dinamis. "Masyarakat bisa menilai mana calon yang dianggap rasional dan punya komitmen besar," ujar Arif. (fid/pra)

Editor : Satria Pradika
#Politik Kebumen #koalisi baru