Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

PKS Ajak Golkar dan Demokrat Buat Fraksi, Berharap Tak Bergabung dengan Partai Besar di DPRD Kebumen

Muhammad Hafied • Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:00 WIB

 

 

Photo
Photo


RADAR JOGJA - Ketua DPD PKS Kebumen Pramono mengajak Golkar dan Demokrat untuk menjadi rekan satu fraksi di DPRD Kebumen. Fraksi dari gabungan partai ini dianggap akan membuka warna baru di lembaga dewan.


Berdasar perolehan hasil Pileg 2024, PKS berhasil mempertahankan dua kursi DPRD Kebumen. Sedangkan Golkar meraih tiga kursi dan Demokrat mendapat satu kursi. Akumulasi enam kursi dari ketiga partai ini dinilai cukup ideal untuk membentuk fraksi sendiri. "Kalau bisa sih bikin fraksi sendiri. Bukan ikut partai besar lagi," kata Pramono, Jumat (14/6).


Menurut Pramono, pentingnya partai yang tak bisa membentuk fraksi untuk bersatu. Hal ini menjadi bagian agar partai tetap memiliki kedudukan di lembaga dewan. Selain itu, fraksi dari gabungan partai juga akan menjadi wadah menghimpun kekuatan serta memudahkan mengakomodasi kepentingan politik. "Empat kursi kan bisa buat fraksi. Kalau digabung ini sudah enam," sambungnya.


Sejauh ini, lanjut Pramono, komunikasi lintas partai juga terus berjalan dalam rangka membahas pembentukan fraksi. Dia berharap pimpinan parpol sepakat atas rencana tersebut. "Ya itu, kami sudah komunikasi dengan partai di bawah ambang batas fraksi. Tinggal nanti keputusan ketua partai seperti apa," ucap Pramono.


Seperti diketahui, DPRD Kebumen periode 2019-2024 memiliki enam fraksi. Meliputi Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi Golkar, Fraksi NasDem dan Fraksi PPP. Dari enam fraksi tersebut, Fraksi Gerindra merupakan paling banyak jumlah anggotanya. Karena berangkat dari gabungan lintas partai, tak terkecuali PKS dan Demokrat.


Sekretaris DPRD Kebumen Munadi menyampaikan, jabatan 50 anggota dewan periode 2019-2024 akan purna terhitung per 13 Agustus 2024. Nantinya, masa jabatan tersebut akan berakhir seiring prosesi pelantikan anggota dewan terpilih hasil Pemilu 2024. Adapun pembentukan fraksi dijadwalkan satu bulan pasca pelantikan. "Sebelum Agustusan. Lain daerah beda. Ada yang Oktober. Jadi tidak sama satu dengan yang lain," jelas Munadi. (fid)

Editor : Satria Pradika
#DPRD Kebumen #PKS Kebumen #pileg 2024