RADAR PURWOREJO - Baliho berukuran jumbo bergambar bakal calon bupati (bacabup) Lilis Nuryani kedapatan rusak.Baliho tersebut berada di pinggir Jalan Soekrno-Hatta atau persis berada di tepi Alun-Alun Kebumen.
Rusaknya baliho tersebut sontak memantik polemik para pendukung atau simpatisan. Baliho kader Partai NasDem itu tampak rusak pada bagian bawah. "Saya minta semua tenang, jangan terprovokasi. Kalau rusak, gampang dipasang lagi yang baru," kata Tim Pemenangan Lilis Nuryani, Adi Pandoyo, Rabu (19/6).
Adi Pandoyo meminta agar pendukung maupun simpatisan Lilis Nuryani tak tersulit emosi pasca kerusakan baliho tersebut. Dia pun berharap agar insiden itu disikapi dengan bijak demi menjaga kondusifitas jelang Pilbup Kebumen 2024.
“Sepanjang sudah beres soal perizinannya, pemasangan spanduk bakal calon bupati dengan tulisan, gambar atau yang lain tak dipermasalahkan," ungkapnya.
Penjual angkring di sekitar lokasi baliho Amal Subhan Ramadhan, 25, mengaku tak mengetahui pasti perihal rusaknya baliho bergambar Lilis Nuryani. Dia menduga, kerusakan baliho tersebut terjadi selepas pukul 01.00.
Sebab sebelum itu masih buka angkringan dan tidak melihat gerak-gerik orang mencurigakan di sekitar baliho. "Jam 12 malam saya masih lihat lampu baliho nyala. Mungkin sobek lebih dari jam itu," ungkapnya.
Amal mengatakan, baliho Lilis dipasang belum ada satu bulan. Tak berselang lama usai pemasangan gambar Ketua PKB Zaeni Miftah. Dia pun tak ingin berspekulasi kerusakan baliho akibat ulah orang atau karena terkena angin kencang.
Dia tidak tahu persis. Bingung juga, malam itu seingat saya tidak ada angin besar. “Kok bisa sobek ya," terang penjual angkring di depan gerai Telkomsel itu.
Sementara itu, pemasang baliho Nanang Nasruloh memastikan, kerusakan baliho Lilis Nuryani bukan ulah seseorang atau oknum tertentu. Melainkan faktor teknis pemasangan.
Dia menduga kerusakan baliho tersebut ketika terjadi angin kencang. Mungkin pas masang, bagian belakang kurang kencang. “Tapi sudah komunikasi, mau dipasang lagi," jelas Nanang. (fid/din)
Editor : Satria Pradika