Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ada 232 Ribu Gen Z Bakal Nyoblos di Pilkada

Muhammad Hafied • Jumat, 28 Juni 2024 | 16:00 WIB
Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kebumen Joko Paripurno. (M Hafied/Radar Jogja)
Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kebumen Joko Paripurno. (M Hafied/Radar Jogja)

 

RADAR PURWOREJO - Sedikitnya 232 ribu Generasi Z atau Gen Z di Kebumen diproyeksi bakal mengikuti coblosan perdana saat Pilkada 2024. Para pemilih pemula tersebut akan merasakan masuk bilik suara pada kontestasi lima tahunan mendatang.


Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kebumen Joko Paripurno menyatakan, jumlah pemilih muda atau Gen Z di Kebumen terbilang cukup besar. Kondisi ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi KPU agar kalangan muda bersedia menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada serentak mendatang. "Kalau lihat data lumayan ya. Gen Z dan milenial ini jumlahnya banyak," kata Joko, Kamis (27/6).


Dia menyebut, terdapat kenaikan jumlah pemilih antara Pemilu 2024 dengan Pilkada 2024. Di mana pada pemililu lalu jumlah DPT 1.075.219 pemilih, sedangkan pilkada ditaksir mencapai 1.076.919 pemilih. Artinya ada kenaikan sekitar 1.700 pemilih. "Itu didominasi pemilih pemula. Per 27 November mereka sudah menginjak 17 tahun," jelasnya.


Merujuk data KPU Kebumen terdapat beberapa kriteria pemilih berdasar kelompok usia. Khusus Gen Z tercatat ada 232.539 pemilih. Terbagi di antaranya 119.781 pemilih pria dan 112.758 pemilih wanita. Sedangkan jumlah generasi milenial sebanyak 342.161 pemilih. Kriteria ini merupakan pemilih kelahiran 1981-1996 atau berusia 24-39 tahun.


Untuk generasi X atau berusia 40-55 tahun. Yakni, jika diakumulasi sebanyak 285.580 pemilih. Lalu, generasi yang kerap disebut Baby Boomer dari usia 56-74 tahun sejumlah 188.928 pemilih. Terkahir, kriteria usia pemilih paling sedikit adalah Pre Boomer atau di atas 75 tahun dengan jumlah 27.771 pemilih.


Joko menerangkan saat ini KPU Kebumen melalui petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) sedang bekerja melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2024. Tugas pantarlih ini mendatangi rumah warga untuk kebutuhan validasi data pemilih.


Petugas pantarlih, kata Joko, akan coklit data pemilih berdasarkan Data Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang diterima KPU dari pemerintah daerah. DP4 pilkada tersebut kemudian disandingkan dengan data pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024. "Coklit ini buat kepastian, apakah memenuhi syarat. Misal masuk daftar pemilih baru. Atau perlu dicoret karena kematian atau rubah domisili," ungkapnya.


Ketua Bawaslu Kebumen Amin Yasir menyatakan, pihaknya ikut ambil bagian dalam tahapan coklit data pemilih. Setiap petugas pengawas kini telah bergerak serentak guna memastikan petugas pantarlih bekerja sesuai aturan.

Termasuk melakukan upaya pencegahan pelanggaran ketika proses penyusunan daftar pemilih. "Dari pemutakhiran DPS (daftar pemilih sementara) sampai DPT (daftat pemilih tetap) kami terlibat dalm konteks pengawasan," jelasnya. (fid/pra)

Editor : Satria Pradika
#Pilkada 2024 #dpt #KPU Kebumen #Joko Paripurno #Gen Z