Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Lilis Nuryani -Zaeni Miftah Kian Mesra, Sinyal Kuat Bakal Berpasangan di Pilbup Kebumen

Muhammad Hafied • Rabu, 3 Juli 2024 | 20:00 WIB
KOMPAK : Bacabup Lilis Nuryani dan Bacawabup Zaeni Miftah berjabat tangan sebagai tanda bakal berpasangan di Pilbup Kebumen 2024. (M Hafied/Radar Jogja)
KOMPAK : Bacabup Lilis Nuryani dan Bacawabup Zaeni Miftah berjabat tangan sebagai tanda bakal berpasangan di Pilbup Kebumen 2024. (M Hafied/Radar Jogja)



RADAR PURWOREJO - Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah memberikan sinyal kuat untuk membentuk poros baru di Pilbup Kebumen 2024. Keduanya telah menyatakan sikap bakal berpasangan di pilbup mendatang.


Lilis dan Zaeni mengaku intens berkomunikasi di tengah hiruk-pikuk politik jelang pilbup. Terbaru, keduanya bertemu saat kegiatan internal DPC PKB Kebumen, pada Senin (2/7) sore. Pada pertemuan ini antara Lilis-Zaeni tampak menunjukkan kedekatan. "Kebetulan ada undangan pribadi untuk hadir di acara PKB. Saya hadir langsung. Bisa juga diartikan sinyal kuat untuk Pilkada 2024," jelasnya.


Dalam konteks pilbup, Lilis merupakan representasi Partai NasDem. Istri mantan Bupati Kebumen Fuad Yahya ini telah mengantongi rekomendasi sebagai bacabup. Sedangkan, Zaeni Miftah adalah kader partai yang kini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kebumen. PKB dan NasDem terus komunikasi. “Kami harap ini menjadi kerja sama yang baik untuk Kebumen ke depan," bebernya.


Sebelumnya, Lilis menjadi satu-satunya kandidat bacabup yang mendapat undangan khusus untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang digelar DPP PKB. Selain di PKB, Lilis juga mendaftar sebagai bacabup di NasDem, PKS, Partai Demokrat. Jika diakumulasi, ini artinya Lilis bakal mendapat dukungan 22 kursi parlemen.


Zaeni Miftah mengatakan, besar kemungkinan PKB dan NasDem membangun gerbong koalisi. Dia pun menyambut baik pertemuan dengan Lilis di DPC PKB Kebumen. Terkait rekomendasi, pihaknya juga masih menunggu keputusan dari DPP PKB. Ini baru taaruf. Kapan rekomendasi akan turun, ada keinginan supaya cepat. “Lebih cepat lebih baik," tutur Zaeni.


Zaeni menyatakan, posisi wakil bupati bukan jadi soal bagi PKB. Pada pilbup ini pihaknya menyatakan tak ingin kehilangan momentum dengan menarget kader PKB wajib muncul di kertas surat suara. Harapan ini dinilai cukup realistis mengingat PKB berhasil mendulang suara lebih pada Pemilu Legislatif 2024. "Tidak masalah bagi PKB. Terpenting dalam keputusan harga mati bagi PKB ada dalam kertas suara," jelasnya. (fid/din)

Editor : Satria Pradika
#Pilbup Kebumen #PKB Kebumen