Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Panas Hujan hingga Pucuk Gunung, Perpustakaan Keliling di Kebumen Tetap Beroperasi

Muhammad Hafied • Sabtu, 20 Juli 2024 | 17:00 WIB
AYO GEMAR MEMBACA : Siswa MTsN 1 Kebumen menunjukkan buku sebagai simbol semangat berliterasi. (M Hafied/Radar Jogja)
AYO GEMAR MEMBACA : Siswa MTsN 1 Kebumen menunjukkan buku sebagai simbol semangat berliterasi. (M Hafied/Radar Jogja)

RADAR PURWOREJO - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen terus gencar menggalakan budaya literasi ke berbagai elemen. Gerakan gemar membaca ini dilakukan dengan fokus menyasar lingkungan sekolah, kampus, perkantoran hingga pelosok desa.

Kepala Disarpus Kebumen Sigit Dwi Purnomo mengatakan, kebiasaan membaca harus terus digalakan sejak dari usia dini. Hal ini dinilai penting karena menyangkut kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kebumen. "Kami ingin literasi menjadi tradisi di sekolah. Berbagai sumber menunjukkan bahwa maju tidak sekolah itu dari literasi," kata Sigit saat memberikan penghargaan sekolah pegiat literasi, Jumat (19/7).

Sigit mengungkapkan, banyak cara yang telah dilakukan untuk meningkatkan indeks literasi. Program Disarpus Kebumen yang kini sudah berjalan antara lain mewujudkan pojok baca di setiap desa. Dalam program ini pihaknya mendorong agar pemerintah desa peduli dengan sarana literasi. "Per hari ini kami visitasi ke perpustakaan desa. Kami data dan fasilitasi entri NPP (Nomor Pokok Perpustakaan) di bawah koordinasi Perpusnas," ucapnya.

Selain itu, kata Sigit, program perpustakaan keliling sampai sekarang juga masih berjalan. Di mana, Disarpus Kebumen setiap hari mengoperasikan mobil berisi bahan bacaan untuk masyarakat. "Panas hujan mobil perpustakaan tetap berangkat. Sampai pucuk gunung kami datangi," kata Sigit.

Lebih lanjut, dalam waktu dekat pihaknya akan mempersiapkan penilaian terkait kabupaten peduli literasi. Dia mematok target Kabupaten Kebumen masuk tiga besar secara nasional terkait literasi. Sebelumnya, Kabupaten Kebumen melalui Disarpus juga berhasil meraih penghargaan pengelolaan arsip terbaik nasional. "Berkasnya yang akan diajukan itu setumpuk," beber Sigit.

Sementara itu, Bunda Literasi Kebumen Iin Windarti mengatakan, kader pegiat literasi kini telah terbentuk hingga tingkat desa. Ia berharap, kehadiran masyarakat yang peduli literasi tersebut akan memantik semangat budaya membaca masyarakat desa. "Bunda literasi di setiap desa ini harus mampu bersinergi. Bagaimana masyarakat punya kebiasaan membaca," ungkapnya. (fid/pra)

Editor : Satria Pradika
#literasi #perpustakaan keliling #sdm #kebumen