RADAR PURWOREJO - Ada suasana berbeda saat berlangsungnya Sidang Paripurna DPRD Kebumen pada Selasa (30/7) malam. Di sela rapat tersebut, Ketua DPRD Kebumen Sarimun sempat berpamitan meski masa jabatannya berakhir per 13 Agustus 2024.
Di hadapan tamu undangan rapat, Sarimun mangutarakan permohonan maaf secara pribadi jika selama menjabat terdapat kesalahan. Sontak, momen ini membuat suasana gedung dewan berbeda dari biasanya. "Ini akhir bukan yang terakhir. Permohonan maaf jika ada keselahan kinerja saya selama lima tahun ini," kata Sarimun.
Sambil berkata lirih, Sarimun terlihat legawa ketika berpamitan di depan bupati dan para legislator. Dia menyatakan, selepas tak menjabat di gedung DPRD akan kembali beraktivitas seperti masyarakat biasa. "Karena besok, saya sudah tidak masuk ke pimpinan. Saya kembali ke desa menjadi petani," kelakar Sarimun.
Sorak-sorai dan tepuk tangan para tamu undangan mengiringi usai Sarimun menyatakan kalimat akhir pamitan. Selepas paripurna, politisi PDIP itu pun menyempatkan diri turun dari barisan kursi pimpinan.
Dia tampak bercengkrama sambil berpelukan dengan para anggota dewan lain. "Terakhir dalam pembahasan anggaran. Yang terakhir ini," jelas Sarimun di tengah rapat.
Sidang paripurna ini dengan agenda penetapan Raperda Perubahan APBD Tahun 2024. Meski digelar malam hari, rapat tersebut diikuti 38 anggota dewan multi partai. Sidang juga dihadiri dua pimpinan dewan, yakni Fuad Wahyudi dan Munawar Cholil.
Sarimun merupakan satu di antara anggota dewan petahana yang gagal mempertahankan kursi DPRD Kebumen. Dia gagal melenggang pada kontestasi Pemilu 2024 lalu karena perolehan suaranya tergerus politisi pendatang baru.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengapresiasi atas kerja kolaboratif antara jajaran eksekutif dengan legislatif. Menurutnya, sinergitas serta kinerja yang selama ini dibangun sudah banyak menghasilkan prodak hukum yang bermuara pada berbagai sektor pembangunan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini. Di periode DPRD 2019-2024 dan 2021-2025. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal mulia," ucapnya. (fid/din)
Editor : Satria Pradika