RADAR PURWOREJO - Bripka Warokhmat Kuat ikut ambil bagian dalam gerakan pengendalian hama wereng di area persawahan Desa Jatipurus, Kecamatan Poncowarno, Selasa (30/7). Aksi tersebut dilakukan karena dia merasa perihatin melihat tanaman para petani terancam gagal panen akibat terserang hama wereng.
Bhabinkamtibmas Polsek Poncowarno itu tak canggung ikut terjun ke sawah bersama para petani. Dia memutuskan masuk ke area persawahan untuk membantu para petani dalam pemberantasan hama. "Tanpa canggung, beliau melepas seragam Polri yang semula dikenakan saat patroli," kata Plt Kasi Humas Polres Kebumen Aiptu Nanang Faulatun
Nanang mengatakan, ada banyak cara yang bisa dilakukan Bhabinkamtibmas agar lebih dekat dengan masyarakat. Salah satunya melalui keterlibatan personel dalam gerakan pencegahan dan pemberantasan hama wereng. "Bhabinkamtibmas harus selalu melekat dengan masyarakat. Sehingga jika ada informasi sekecil apapun akan mendengar," ucapnya.
Nanang menambahkan, bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan Polri di setiap lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel harus menjadi sosok pengayom dengan tidak membuat sekat terlalu jauh antara masyarakat. "Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri serta personel yang paling dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Pada aksi pemberantasan hama wereng itu, Bripka Warokhmat Kuat mengaku telah menyelesaikan penyemprotan hama sekitar lima hektare sawah. Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Bripka Warokhmat mengungkapkan, sebelum penyemprotan hama dimulai, awalnya dia hanya bermaksud untuk patroli rutin. Namun, ditengah perjalanan dia melihat para petani beramai-ramai masuk ke area persawahan. Tanpa canggung, Bripka Warokhmat Kuat kemudian langsung melepas seragam dan sepatu dinas. Dia lantas menenteng tabung berisi pestisida dan menyemprotkan ke tanaman padi yang hampir panen. "Semoga penyemprotan pestisida ini tanaman padi menjadi sehat. Panen melimpah," ungkapnya. (fid/din)
Editor : Satria Pradika