RADAR PURWOREJO - Para pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Kebumen dijadwalkan mulai boyongan ke tempat baru pada Agustus 2024. Konsepnya pun diubah menjadi food court. Tak ada lagi gerobak PKL di alun-alun.
Kepala Disperindag KUKM Haryono Wahyudi menjelaskan, konsep jualan PKL alun-alun akan dirancang layaknya di food court. Artinya, dalam satu bangunan tersebut terdiri berbagai lapak jualan yang menawarkan jenis kuliner bervariasi.
Kemudian, penjual juga akan menyodorkan berbagai pilihan makanan dan minuman cepat saji. "Sudah tidak ada lagi gerobak. Semua steril biar lebih tertata," ucapnya, Kamis (1/8).
Penataan PKL alun-alun ini juga dibuat jauh lebih modern. Termasuk pembayaran akan diterapkan sistem digitalisasi melalui metode pembayaran non tunai. Selain itu, di lokasi juga bakal tersedia fasilitas lengkap, mulai dari toilet, listrik hingga wifi gratis. "Hanya dapur kecil, meja dan kursi. Persis di foodcourt.
Tidak dibatasi, pembeli terserah mau duduk di mana," jelasnya.
Dia pun memastikan, seluruh proses penempatan PKL tanpa dipungut biaya alias gratis. Adapun setiap PKL yang terdaftar akan mendapat tempat sesuai ketentuan dan berdasar hasil musyawarah. "Pedagang pagi dan malam bergantian. Sudah disepakati, mereka tinggal menempati saja," kata Haryono.
Setidaknya ada 160 PKL yang nantinya bakal menempati bangunan permanen yang disediakan Pemkab Kebumen. Dia menjelaskan, boyongan PKL tersebut menjadi rangkaian penataan para pedagang agar wajah kota jauh lebih estetik. "Semua pedagang tertampung. Kami hitung mencukupi," jelas Haryono.
Saat ini, kata Haryono, pihaknya telah meminta penyedia jasa untuk melakukan percepatan tahap akhir pengerjaan bangunan. Seperti diketahui, ratusan PKL Alun-alun Kebumen kini relokasi sementara karena ada proyek revitalisasi alun-alun.
Mereka lantas membuka lapak di beberapa titik. Antara lain, di sepanjang Jalan Soetoyo, Jalan Veteran dan Jalan HM Sarbini. Bersamaan dengan revitalisasi alun-alun, pemkab juga sekaligus menata PKL dengan membuatkan satu bangunan agar penempatan PKL terpusat. "Secepatnya Agustus ini. Kami harapkan sudah dioperasionalkan," ucap dia.
Salah satu PKL Arman mengatakan, dirinya bersyukur karena sudah ada kepastian kapan akan pindah ke tempat baru. Dia berharap, penataan PKL ini tidak berdampak terhadap penurunan omzet para pedagang. "Lihat bangunan sekarang bagus. Sepertinya lebih nyaman. Tinggal nanti lihat pembeli seperti apa," ungkapnya. (fid/pra)